Pangkalpinang - Ini sebagai momentum memberikan penghargaan terhadap eksistensi perempuan dalam kapasitasnya sebagai warga bangsa dan subjek pembangunan. Sebab negara telah memberi ruang kesempatan sama bagi seluruh anak bangsa.

Hal tersebut disampaikan Drs. M. Soleh, MM Asisten I Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Peringatan Hari Ibu ke-95 Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Puncak, Pangkalpinang, Rabu (13/12/2023).

Peringatan Hari Ibu kali ini mengusung tema "Perempuan Berdaya Indonesia Maju", diharapkan dapat meningkatkan partisipasi perempuan menuju pembangunan yang adil dan setara.

"Kesempatan diberikan tanpa harus membedakan laki-laki atau perempuan di seluruh pelosok negeri ini. Semua berhak untuk menentukan pilihannya sendiri," ungkapnya.

Laki-laki atau perempuan bebas menjalankan profesi sesuai bakat, potensi dan keahliannya. Ia menambahkan, pemerintah membuat kebijakan, merespon, mengapresasi mendorong agar perempuan dapat meningkatkan kualitas dirinya.

"Semua dapat berperan, memberikan kontribusi dan partisipasi secara aktif di semua bidang kehidupan," tegasnya.

Kegiatan peringatan digelar semi upacara, Soleh bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Sementara Hellyana Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertindak sebagai pembaca Undang-Undang Dasar 1945.

Sedangkan bertindak sebagai pembaca sejarah singkat Hari Ibu, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Safriati Safrizal, S.Si., M.Si. Ia menjelaskan, peringatan ini dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan seluruh rakyat Indonesia.

"Terutama mengingatkan generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan," ungkapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, peringatan ini juga tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa. Untuk itu perlu mewarisi semangat juang guna senantiasa mempertebal tekad untuk melanjutkan perjuangan nasional.

"Ini guna menuju terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," jelasnya.

Sementara Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan, ibu-ibu tidak hanya hadir sebagai pelengkapan. Sebab ibu bisa membuat lingkungan keluarga menjadi baik dan membuat keluarga berkualitas.

"Keberadaan ibu sangat penting untuk menciptakan keluarga berkualitas," tegas Asyraf.

Mengakhiri kegiatan ini dilakukan pembagian hadiah untuk enam kategori di antaranya, kategori perempuan anggota BPD/LPM berperan aktif dan berprestasi, perempuan kepala sekolah/madrasah peduli perlindungan perempuan dan anak, perempuan tenaga kesehatan di puskesmas peduli stunting dan penyakit sosial lainnya.

Sementara tiga kategori lainnya, kinerja perangkat daerah kabupaten/kota bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana dalam mendukung program bangga kencana, pengelolaan kampung keluarga berkualitas, dan kategori PIK-R jalur pendidikan.