Sungailiat - Perlindungan anak bukan sekedar kewajiban hukum, melainkan panggilan moral dan tanggungjawab kemanusiaan. Pasalnya, cara memperlakukan anak saat ini menjadi penentu wajah bangsa ke depan.
Demikian dikatakan Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bangka, Mina, S.IP, M.Si., saat kegiatan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, di Kabupaten Bangka, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kali ini menghadirkan empat pemateri di antaranya, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Bangka Belitung AKBP Maslikan, S.Sos, M.Si, Kanid PPA Polres Bangka Ipda Heriadi, S.H.
Sedangkan dua pemateri lainnya yakni, Elda Hendayani Sekretaris Pokja PKK Kabupaten Bangka dan Nurmala Dewi Hernawati Ketua Yayasan Nur Dewi Lestari.
Anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih sayang, kata Mina, merupakan langkah membangun pondasi Indonesia yang lebih kuat. Sebaliknya, ketika anak menjadi korban kekerasan akan berdampak dan membekas di masa depan.
"Oleh karena itu, saya sangat bersyukur melihat hadirnya berbagai unsur dalam kegiatan ini. Langkah ini mencerminkan komitmen bersama untuk keselamatan masa depan anak," ungkapnya.