Beltim - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mendukung pembentukan Forum Anak Daerah Tahun 2024-2026. Diharapkan anak bisa menjalankan peran sebagai pelopor dan pelapor. Tak hanya itu, disaat bersamaan juga dilakukan pemilihan duta anak tahun 2024.

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, terdapat dua peran penting Forum Anak. Peran tersebut di antarannya, anak bisa menjadi pelopor dan pelapor. Selain itu, anak juga berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

"Pelopor berarti menjadi agen perubahan, terlibat aktif memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan positif," kata Asyraf saat menyampaikan materi pada kegiatan Pembentukan Forum Anak Beltim dan Pemilihan Duta Anak, di Guest Hotel, Senin (4/3/2024).

Sedangkan peran sebagai pelapor, kata Asyraf, anak bisa melaporkan hambatan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Laporkan kepada pendamping dengan didampingi fasilitator berdasarkan informasi dan data pada wilayah di mana Forum Anak itu berada.

Menyinggung mengenai aksi forum anak, jelas Asyraf, mencegah perkawinan anak dengan berdiskusi bersama teman sebaya serta mengikuti kegiatan positif. Adapun isu yang dapat diangkat yakni, perkawinan anak menjadi menyebabkan tingginya angka kematian ibu.

"Perkawinan usia anak juga menjadi penyebab kasus stunting hingga tindak kekerasan dalam rumah tangga. Diharapkan keberadaan Forum Anak menjadikan anak terlindungi dan membuat Indonesia maju," harap Asyraf.

Sebelumnya saat membuka kegiatan, Drs. Burhanudin Bupati Belitung Timur yang diwakili Haryoso Asisten Bidang Administrasi Umum mengatakan, pemerintah daerah bertanggung jawab melindungi, menghormati, dan memenuhi hak-hak anak sesuai dengan prinsip-prinsip yang tercantum dalam konvensi hak anak.

Hak-hak tersebut, jelasnya, mencakup hak atas kehidupan, hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi serta hak untuk berpartisipasi dalam berbagai aspek kehidupan.

"Kami berkomitmen untuk melakukan segala upaya yang diperlukan untuk memastikan setiap anak di Belitung Timur dapat menikmati hak-hak tersebut dengan sepenuhnya," tegasnya.

Penguatan Forum Anak bukan tanggung jawab pemerintah daerah semata. Ia menambahkan, sebab dalam hal ini juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk orang tua, pendidik serta komunitas.

"Segenap elemen harus peduli terhadap masa depan anak-anak kita. Saya sangat bangga melihat semangat dan dedikasi anak-anak kita berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini," ungkapnya.