Pangkalpinang - DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk berperan aktif mengantisipasi terjadinya kasus radikalisme. Terutama di kalangan anak yang rentan terpapar kasus tersebut.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni, melakukan koordinasi dan bersinergi dengan Densus 88 AT Polri Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung.
"Harus ada langkah antisipasi agar anak-anak tidak terpapar kasus radikalisme," kata Megawati Soeroso, ST., M.Si Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (7/7/2026).
Menurut Megawati, ke depan juga akan dilaksanakan koordinasi ke kabupaten/kota dalam hal proses penanganan kasus radikalisme ini.
Sementara Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri AKBP. Maslikan, S.Sos., M.Si mengatakan, harus segera melakukan pencegahan terkait radikalisme di Bangka Belitung.
Selain berkoordinasi dengan DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Densus 88 AT Polri juga melakukan hal sama ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Pangkalpinang.
"Perlu kerja nyata dalam melakuan upaya pencegahan radikalisme yang melibatkan semua pihak," tegas Maslikan.