Pangkalpinang - Hari ini giliran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjalani verifikasi lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) via zoom, di Ruang Rapat Pulau Celagen, Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Bangka Belitung, Rabu (28/10/2026).
Dr. Iip Ilham Firman, S.STP., M.Si., Asdep PUG Bidang Politik, Keamanan, Hukum, HAM, Imigrasi, Pemasyarakatan, dan Pemerintah Daerah Wilayah II KemenPPA RI mengatakan, hal ini merupakan agenda kebijakan nasional.
"Ini sebuah agenda dengan komitmen bangsa meningkatkan kualitas SDM, baik laki-laki maupun perempuan," ungkapnya.
Kemajuan PUG yang didapatkan sudah sesuai keinginan. Ilham menjelaskan, namun masih perlu percepatan. Sebab pengarusutamaan gender menjadi komitmen mengupayakan pembangunan SDM, baik di pusat maupun di daerah.
Agar terjadi percepatan, jelasnya, membutuhkan komitmen dari pimpinan daerah, dan itu sangat strategis. PUG bisa optimal jika dipimpin langsung kepala daerah, yang diterjemahkan dalam dokumen pembangunan daerah.
"Harus harmonis dalam agenda PUG. Verifikasi lapangan ini menjadi kesempatan baik bagi daerah untuk mengekspos keberhasilan," ungkapnya.
Wydia Kemala Sari Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Babel mengatakan, pengarusutamaan gender menjadi suatu pembangunan yang terintegrasi. Dengan kolaborasi, sejumlah penghargaan telah berhasil diraih.
"Namun penghargaan bukanlah tujuan akhir, sebab semua itu untuk kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Hal senada disampaikan Megawati Soeroso, ST., M.Si Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia berharap, ada peningkatan nilai dalam evaluasi kali ini. Setidaknya bisa mempertahankan yang telah diraih.
"Kita akan terus berupaya meningkatkan apa yang telah dicapai selama ini," tegasnya.
Hadir juga pada kesempatan ini, Harpin, S.H. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. Joko Triadhi, S.E., M.Si., dan sejumlah kepala perangkat daerah lainnya.