Pangkalpinang-Acara puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-90 tahun 2018 diselenggarakan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri KPPPA RI dan seluruh kepala daerah di Indonesia berkumpul di Kota Bukittinggi untuk merayakan PHI ke-90 ini. Gubernur Kep.Bangka Belitung kehadirannya diwakili oleh Kepala DP3ACSKB Provinsi Kep.Bangka Belitung Susanti didampingi Kabid PKHP Wardiyah. Rangkaian acara PHI ke-90 ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada (21/12) hingga (22/12).Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias membuka acara pada jumat (21/12/18), dalam sambutannya ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Menteri KPPPA RI yang telah memilih Kota Bukittinggi menjadi tuan rumah pelaksanaan PHI ke-90 tahun 2018.

Acara yang dilaksanakan oleh Kementerian PPPA Republik Indonesia ini diawali dengan penandatanganan berita acara MOLIN dan TORLIN yang dihadiri oleh Menteri KPPPA RI, Sekretaris Menteri KPPPA RI, Walikota Bukittingi, penjabat PPPA dan penjabat Provinsi Sumatera Barat. MOLIN diberikan kepada 70 kab/kota dan TORLIN kepada 45 kab/kota. Pemberian ini sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Menteri KPPPA RI Yohana Yembise mengungkapkan bahwa MOLIN dan TORLIN tetap menjadi prioritas target KPPPA RI di tahun yang akan datang.

“Semua kab/kota yang sudah punya TORLIN dan MORLIN agar mampu menjangkau penanganan kasus yang ada di daerah dan dalam pelaksanaan ini libatkan satgas,” jelas Yohana Yembise. Kemudian Yohana meminta agar semua kepala daerah dan kepala PPPA agar bisa mensukseskan program three ends.

Selanjutnya, pemberian secara simbolis diberikan oleh Menteri KPPPA RI yang dilanjutkan dengan sosialisasi tentang penggunaan MOLIN oleh Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Anak KPPPA RI. Dalam sosialisasi ini dijelaskan bahwa bahwa MORLIN harus digunakan dalam rangka mendukung fungsi penyediaan layanan bagi perempuan dan anak korban dari tindakan kekerasan. Kementerian juga akan mengadakan evaluasi terkait penggunaan morlin, pemanfaatan morlin, prosedur teknis penggunaan dan pemanfaatan morlin serta torlin di setiap daerah. Kegiatan pada (21/12) dilanjutkan dengan jamuan makan malam di rumah dinas Walikota Bukittinggi.

Rangkaian acara PHI ke-90 dilanjutkan pada Sabtu (22/12) yang merupakan acara puncak PHI sekaligus dengan hari jadi Provinsi Sumatera Barat yang ke 239. Acara puncak ini dilaksanakan di Lapangan Kantin, Kota Bukittinggi. Pada acara puncak ini, hadir Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah dipilih menjadi tuan rumah PHI ke-90. Pada acara ini juga dilaksanakan pemberian penghargaan ibu inspiratif tingkat Provinsi Sumatera Barat yang diberikan oleh Menteri KPPPA RI didampingi oleh Gubernur Sumatera Barat dan Walikota Bukittinggi.

Selanjutnya Menteri KPPPA RI Yohana Yembise menyampaikan sambutan Presiden RI Joko Widodo. “Selamat Hari Ibu dan selamat ulang tahun Kota Bukittinggi. Semoga PHI dapat  memberikan wadah untuk kaum perempuan sehingga mampu menjadi agen perubahan. Perempuan harus sadar bahwa ia mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan kaum laki-laki,” kata Yohana Yembise.

PHI ke-90 tahun 2018 dilengkapi dengan dengan stan hasil industri rumahan dari setiap provinsi di Indonesia. Menteri KPPPA RI beserta rombongan mengunjungi pameran hasil industri rumahan tersebut. Stan pameran industri rumahan Provinsi Kep.Bangka Belitung sendiri diwakili oleh Kabupaten Bangka Tengah karena telah menjadi Piloting KPPA sejak 2016 bersama14 kab/kota terpilih dari seluruh Indonesia.

Pada PHI ke-90 ini juga diadakan dialog Menteri KPPPA RI dengan keluarga dan anak disabilitas. “Kekurangan fisik bagi seseorang bukanlah penghalang untuk menjadi orang hebat karena justru dengan kekurangan yang ada dapat menjadi potensi dan keberhasilan bagi penyandang disabilitas yang tidak bisa dimiliki oleh orang normal,”ungkapan harapan Yohana Yembise. Acara PHI ke-90 tahun 2018 ini dimeriahkan dengan tampilan-tampilan menarik dan berhasil dilaksanakan dengan lancar dan tertib.