Sungailiat - Perempuan sudah seharusnya disetarakan dengan kaum laki-laki dalam membangun bangsa. Sudah banyak perempuan menunjukkan karya, seperti ibu-ibu pengurus PKK yang juga menjadi ketua BUMDES.
Demikian dikatakan Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Dialog Interaktif di RRI Sungailiat bertajuk "Semangat Kartini dalam Pengarusutamaan Gender di Bangka Belitung, Senin (20/4/2026).
"Perempuan mempunyai panggung sendiri. Sebab perempuan sudah melek dan ini menjadi harapan dan tujuan masa depan," ungkapnya.
Perempuan mempunyai potensi luar biasa, terutama dalam melakukan pengelolaan sumber daya. Asyraf menambahkan, untuk di Bangka Belitung banyak perempuan menduduki jabatan strategis, contohnya di birokrasi.
"Siapa yang punya potensi bisa maju. Sebab sekarang ini perempuan tidak dibatasi dalam menempuh dan mengeyam pendidikan," kata Asyraf.
Tak hanya di birokrasi, Asyraf mengatakan, dari 45 anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sepuluh di antaranya merupakan perempuan. Kondisi serupa juga terlihat di DPRD kabupaten/kota, kendati jumlahnya belum lebih dari 30 persen.
Berbagai upaya dan usaha dilakukan agar perempuan lebih berdaya dan mandiri. Menurut Asyraf, salah satunya program pendampingan perempuan untuk membuka peluang usaha industri rumahan.
Jika sudah mempunyai usaha industri rumahan, kemudian naik kelas menjadi UMKM. Asyraf menegaskan, pemerintah selalu berupaya melakukan peningkatan. Contohnya, mengarahkan penjualan produk industri rumahan menggunakan teknologi.
"Kita juga pernah menjalankan program Sekolah Perempuan, dan program ini cukup berkembang. Perempuan diajarkan untuk membaca peluang usaha," jelas Asyraf.