Pangkalanbaru - Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mewanti-wanti siswa agar tidak tertipu oknum yang mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Disinyalir sudah ada korban aksi penipuan menggunakan dalih aktivasi IKD. 

"Aktivasi IKD tidak pernah dilakukan melalui telepon atau WhatsApp. Jadi jika ada yang menghubungi jangan percaya. Sebab aktivasi IKD langsung oleh petugas Dukcapil setempat," pesan Asyraf saat Sosialisasi dan Aktivasi IKD dan Launching Jempol Aksi IKD, di SMAN 1 Pangkalanbaru, Jumat (28/11/2025).

Tampak hadir Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Bangka Tengah Maizi, S.Sos, Kepala SMAN 1 Pangkalanbaru Asrobianti. Sebanyak 50 siswa mewakili untuk mengikuti kegiatan sosialisasi kali ini. Tim aktivasi Dukcapil Kabupaten Bangka Tengah sudah siap memberikan pelayanan aktivasi. 

Selain melakukan aktivasi IKD, jelas Asyraf, siswa juga bisa melakukan perekaman KTP elektronik. Saat perekaman siswa boleh menggunakan pakaian bebas pantas, sehingga hasil fotonya bisa sesuai harapan walaupun sudah tamat sekolah.

Tak hanya mengenai IKD. Asyraf juga menyarankan agar anak-anak fokus belajar dan bisa lulus dengan baik. Kemudian bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Untuk itu, jangan berpikiran untuk cepat menikah. 

"Fokus sekolah. Setelah lulus SMA diteruskan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Nanti kalian menggantikan posisi kami kami sekarang ini," ungkapnya. 

Sebelumnya Asrobianti menyambut baik kegiatan ini. Ia mengharapkan, kegiatan ini mempunyai manfaat bagi semua siswa. Anak-anak dapat bertanya jika belum mengetahui seputaran materi sosialisasi. 

"Ini merupakan anak-anak perwakilan siswa untuk mengikuti sosialisasi. Selanjutnya informasi yang didapatkan bisa disampaikan kembali kepada teman-teman di sekolah," sarannya.