Pangkalpinang - Waktu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Sebab waktu tidak menunggu dan akan terus berputar, berjalan meninggalkan manusia. Untuk itu, manusia terus diingatkan agar selalu menghargai waktu.

"Wad duhaa, Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah)," kata Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengutip QS. Ad-Duha saat menyampaikan amanat apel pagi, di halaman Kantor DP3ACSKB, Selasa (14/9/2021).

Kepala DP3ACSKB menjelaskan, dengan menghargai waktu dalam menjalankan pekerjaan, membuat hasil pekerjaan tersebut menjadi lebih baik jika dibandingkan ketika melakukan pekerjaan secara terburu-buru. Ini perlunya membuat jadwal setiap merencanakan pekerjaan.

"Terkadang kita diberikan tenggang waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, lalu masih bertanya kapan waktu terakhirnya. Padahal bisa langsung dimulai. Kebiasaan ingin menunda pekerjaan seperti ini sudah mulai harus ditinggalkan," jelasnya.

Sebab ketika menjelang waktu berakhir, baru ingin melakukan pekerjaan biasanya banyak masalah yang dihadapi. Ia mencontohkan, bisa saja sewaktu ingin bekerja terjadi pemadaman listrik. Hal ini di luar prediksi, sehingga penyelesaian pekerjaan kembali tertunda.

Untuk itu, Asyraf menegaskan, ke depan tidak lagi ada keinginan menunda pekerjaan. Jika pekerjaan sudah dilaksanakan, kemudian langsung dengan segera membuat laporannya. Sebab sejumlah berkas tersebut harus diperiksa terlebih dahulu, sehingga bisa meminimalisir kesalahan.

"Nanti masih mau memeriksa nomor surat, waktu pelaksanaan dan sebagainya agar tidak ada kesalahan. Kalau telah diproses dari awal secara baik dan benar, dapat mengurangi kesalahan," harapnya.