Pangkalpinang - DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memformulasikan strategi dalam melakukan verifikasi administrasi Kabupaten/kota Layak Anak (KLA) Tahun 2023. Salah satu strategi tersebut yakni, mempersiapkan dua penilai untuk satu indikator.
Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, mempersiapkan dua penilai untuk satu indikator menjadi strategi yang dilakukan saat verifikasi administrasi KLA tahun ini. Diharapkan hasil penilaian dua orang itu bisa menjadi pembanding.
"Dengan dilakukan penilaian oleh dua orang, penilaian didapatkan berbeda. Hasil penilaian ini dapat menjadi evaluasi lebih lanjut," kata Asyraf saat Rapat Tim Verifikasi Administrasi Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2023, di DP3ACSKB Babel, Rabu (12/4/2023).
Selain dilakukan secara luring, kegiatan rapat ini juga diikuti secara daring. Hadir Rohika Kurniadi Sari, SH. M.Si Asdep PHA atas Pengasuhan dan Lingkungan, Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA RI dan Nanang Tim Independen mengikuti kegiatan ini secara daring.
Beberapa hasil temuan tim verifikasi di lapangan, masih terdapat administrasi Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2023 belum lengkap. Padahal data yang harus dilengkapi tidak sulit. Selain itu, masih kurang jeli saat upload data.
Menurut Asyraf, hasil dari tim verifikasi ini sebenarnya tidak sulit untuk melengkapi administrasi. Hendaknya kabupaten bisa mengupload data sesuai dengan yang dibutuhkan. Akibatnya, nilai diturunkan karena tidak lengkapnya data.
"Diharapkan tim tetap semangat melakukan verifikasi ini. Sehingga pekerjaan bisa dapat selesai sesuai waktu yang dijadwalkan," harap Asyraf.