Pangkalpinang - DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan tahun ini bisa meraih predikat provinsi layak anak. Salah satu upaya yakni, secara masif melakukan sosialisasi sekolah layak anak dengan turun langsung. Tak hanya SMA sederajat, sebab SMP hingga SD sederajat juga menjadi sasaran program ini.
Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan, tahun ini diharapkan bisa mendapatkan predikat provinsi layak anak. Kabupaten Bangka Selatan yang belum meraih predikat kabupaten layak anak, hendaknya bisa diraih tahun ini.
"Kita sudah mengetahui persoalan yang menyebabkan Kabupaten Bangka Selatan belum meraih kabupaten layak anak, ini akan diperbaiki. Sehingga target kita bisa dicapai," jelas Asyraf saat apel pagi, Rabu (2/2/2022).
Untuk melakukan sosialisasi sekolah layak anak, kata Asyraf, terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan provinsi/kabupaten. Setelah koordinasi, selanjutnya menentukan jadwal untuk melakukan sosialisasi tersebut.
Sebagaimana diketahui, sekolah ramah anak merupakan satuan pendidikan memiliki karakteristik melindungi hak-hak anak serta menjadi garda terdepan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang berorientasi pada anak.
Sekolah ramah anak mendukung partisipasi anak dalam pemenuhan hak dasar yaitu mendapat pendidikan yang layak. Salah satu hak dasar anak yakni, hak berpartisipasi dimana anak diminta untuk aktif berpartisipasi dalam menunjang tumbuh kembang anak.
"Selain itu kita juga akan segera melaksanakan program Sekuntum Melati. Sesuai arah Pak Gubernur, kegiatan ini hendaknya bisa dilaksanakan di daerah pulau yang berpotensi untuk dikembangkan. Untuk itu, perlu juga berkoodinasi dengan Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya," kata Asyraf.