Pangkalpinang--Ibu-ibu merupakan ibu yang hebat dan mandiri yang bisa melakukan perubahan dan mampu memberikan contoh atau tauladan dalam rangka menyukseskan Kampung KB.
Demikian diungkapkan Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti saat menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi PKK Tingkat Provinsi Pokja II di Hotel Bangka City Rabu (10/4/2019).
Sosialisasi ini mengangkat tema 'Melalui sosialisasi IVA test, stunting dan KKBPK kita Wujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Bangka Belitung Hebat Mandiri'.
Diungkapkan Susanti KB merupakan upaya untuk mengukur jumlah dan jarak kelahiran anak yang diinginkan.
"PKK memiliki peran penting dalam menyukseskan Kampung KB karena di Bangka Belitung terdapat 391 desa, maka untuk mendukung terlaksananya program Kampung KB tidak bisa hanya melibatkan pemerintah saja namun juga melalui PKK karena ibu-ibu ini lah yg bisa melakukan sosialisasi di lapisan masyarakat langsung untuk ikut mengajak lingkungan sekitar mewujudkan Kampung KB Cikar" jelasnya.
"Fungsi orangtua adalah sebagai pelopor, menjadi tauladan karena anak banyak mencontoh dari ibu, ibu ini luar biasa perannya mulai dari 1000 hari pertama kehidupan sang anak, ibulah yang membuat generasi menjadi hebat"tambahnya.
Susanti menjelaskan anak perempuan harus dijaga karena dia akan menjadi ibu, harus siap batin, gizi terpenuhi, sekarang ini remaja cenderung kurang gizi kronis karena terobsesi langsing atau melakukan diet.
"Kampung KB di Babel berbeda dengan daerah lain, disini ada kampung KB Cikar yaitu artinya menjalankan programnya dengan bersinergis dengan OPD lainnya, ini diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 40 Tahun 2018 Tentang Pengembangan Kampung KB", terang Susanti.
Untuk menjadi Kampung KB Cikar harus memenuhi kriteria yaitu peningkatan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), terbentuknya Perlinsungan Anak Terpadu Berbasi Masyarakat (PATBM), terbentuknya Industri Rumahan (IR), kepemilikan akta kelahiran diatas 85%, penurunan angka perkawinan anak, program penguatan dan pengembangan lintas sektor.