Pangkalpinang - Pegawai DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan screening kesehatan, Senin (30/8/2024). Screening ini bertujuan untuk mendeteksi adanya potensi atau risiko gangguan kesehatan.

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik kegiatan screening kesehatan. Pasalnya kesehatan merupakan suatu yang berharga. Untuk itu, investasi kesehatan cukup mahal. 

"Pemeriksaan lebih awal akan membuat biaya penanganan kesehatan lebih murah. Kesehatan merupakan investasi baik bagi kita," kata Asyraf saat kegiatan screening kesehatan yang dimotori Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tak hanya petugas dari Dinkes Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diturunkan dalam kegiatan ini. Sebab screening kesehatan kali ini juga melibatkan petugas dari Puskesmas Airitam.

Lebih jauh Asyraf mengharapkan hasil screening kesehatan ini diinformasikan kepada individu masing-masing, sehingga ke depan bisa mengatur pola makan dan pola hidup yang lebih baik lagi. 

"Pola hidup juga berpengaruh terhadap kesehatan. Jika pola hidup baik, maka kesehatan akan baik," pesan Asyraf.

Sebelumnya, dr. H. Andri Nurtito, MARS Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, screening kesehatan merupakan bagian dari pelayanan kesehatan primer. Ini upaya deteksi dini terhadap kesehatan.

Jika melakukan deteksi kesehatan awal, kata Andri, maka biaya penanganan akan lebih murah. Contohnya, penanganan masih bisa di rumah sakit yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyakit jantung bisa diantisipasi lebih awal. 

"Kita mesti peduli dengan kesehatan kita, minal cek tekanan darah rutin. Saat kerja ada risiko, bisa risiko fisik maupun risiko psikis. Lingkungan atau suasana kerja menyenangkan dapat membuat kesehatan lebih baik," jelas Andri.