Pangkalpinang - Tim road show kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Layanan Perlindungan Perempuan kali ini menyambangi warga Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang. Diharapkan melalui kegiatan ini membuat taraf hidup perempuan lebih baik.
Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, penting ada komitmen dengan pasangan. Sebab dengan komitmen tersebut mampu membuat keutuhan rumah tangga. Contohnya memberikan perhatian kepada pasang.
"Ibu-ibu yang datang ke acara ini apa sudah izin suami. Suami cium kening gak, sewaktu mau berangkat tadi?" tanya Asyraf saat kegiatan, di Kantor Lurah Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Selasa (4/4/2023).
Pertanyaan ini dijawab senyum dan tawa sejumlah peserta."So sweet," celoteh salah satu peserta yang membuat suasana menjadi semakin hidup. Tampak ibu-ibu ini sangat antusias mengikuti presentasi yang disampaikan.
Jika terjadi kekerasan terhadap perempuan, Asyraf menyarankan agar tidak malu untuk melaporkan. Warga yang mengalami tindak kekerasan bisa langsung melapor ke dinas bertugas menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Terdapat beberapa masalah lain terkait perempuan dan anak. Asyraf mengatakan, masalah itu di antaranya pernikahan usai anak, stunting, perceraian, adanya peran ganda perempuan, pekerja anak dan tindak pidana perdagangan orang.
"Maksud dari peran ganda perempuan yakni, selain bekerja perempuan juga mengasuh anak. Sedangkan untuk kasus stunting, diharapkan tidak terjadi di Kelurahan Bacang ini," kata Asyraf.
Sebagaimana arahan Presiden, perlu adanya peningkatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan. Asyraf mengatakan, bagi ibu-ibu yang mempunyai industri rumahan bisa dikembangkan menjadi UMKM.
"Untuk pengembangan industri rumahan, bisa bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM," saran Asyraf.
Sebelumnya Arli Lurah Bacang mengatakan, berbagai suku, ras dan agama bermukim di kelurahan ini. Saat kedatangan Menteri Agama RI beberapa waktu lalu, kelurahan ini dicanangkan sebagai kelurahan sadar kerukunan. Adanya kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan.
"Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat. Ikuti kegiatan ini, manfaatkan momentum ini secara baik, agar kita menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya," ungkapnya.
Selain dari DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari DPRD Babel dan pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung.