"usia 19 tahun antara masa remaja menuju dewasa, pagi ini saya googling ternyata DWP merupakan organisasi yang menaungi istri ASN dan DWP sendiri rupanya resmi ditetapkan pada (7/12/1999) walaupun sebelumnya keberadaan DWP sudah ada" ujar Ketua D ewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi pada acara HUT DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ke -19 Jumat (21/12/2018) di ruang pertemuan gedung PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Melati juga menjelaskan istri merupakan pakaian suami artinya sebagai istri ASN harus senantiasa bisa memperhatikan penampilan agar jangan terlalu berlebihan atau jangan pula asal-asalan.
"Istri juga merupakan penunjang pertama dalam kesuksesan suami ya kni ketika suami sukses, istri mendukung,insya Allah akan menjadi keluarga yang harmonis, jadi peran istri ini memang luar biasa" ungkap Melati. Ditambahkan Melati bahwa istri bukan hanya sekedar pendamping, pelengkap tapi juga sebagai pendukung dan supporter pertama suami didalam keluarga.
"Istri harus bisa menyeimbangkan posisi sebagai ibu rumah tangga dan juga berperan aktif dalam organisasi demi menunjang Karir suami dan juga meningkatkan kompetensi kita sebagai istri" tambah Melati.
Melati juga berharap agar DWP ditingkat Kabupaten juga melakukan pertemuan pengurus dan anggota setiap bulan untuk meningkatkan solidaritas dan mengatasi permasalahan yang ada secara bersama-sama , serta DWP Provinsi Bangka Belitung diharapkan dapat mengadakan kegiatan yang dapat mengupgrade kemampuan istri-istri ASN seperti pelatihan public speaking atau entrepreneur agar organisasi ini dapat memberikan manfaat bagi anggotanya.
Suami dan istri merupakan mitra jadikan diri kita mitra yang sejajar, istri sebagai salah satu penentu karir suami,jadi istri harus bisa memahami hal hal mendasar yang menjadi tugas suami dikantor jadi istri tak hanya mengerti pekerjaan rumah dan mengurus anak saja, jelas Melati.
Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yan Megawandi per tanggal 20 Desember krang lebih ada 43 penghargaan tingkat Nasional yang telah diterima oleh Gubernur. Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda juga mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu yang ada di DWP ini, karena berbagai keberhasilan ini tak lepas dari peran ibu-ibu dalam mendukung suami untuk optimal menjalankan tugas.
"nanti pada 2019 akan ada modifikasi dan menyempurnakan struktur anggaran dalam pemberian uang tunjangan suami yang akan dikaitkan dengan kinerja yang kemungkinannya bisa naik atau turun untuk itu kami mohon dukungan dan pengertian dari ibu-ibu dan satu lagi program kami untuk meningkatkan peran Korpri,saat ini Korpri tidak ada yang mendanai, kalau ada yang sakit atau tertimpa musibah susah untuk memobilisasi dana, karenanya di 2019 akan ada iuran bagi ASN anggota Korpri" jelas Yan.
Pesan-pesan Melati saat memberikan sambutan sesuai dengan Tema HUT DWP kali ini yaitu "Optimalisasi Potensi Dharma Wanita Persatuan untuk Suksesnya Pembangunan Nasional". Acara ini juga dihadiri oleh Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Kepala UPT DP3ACSKB Martina, perwakilan Persit Kartika Chandra, organisasi wanita se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yan Megawandi, Ketua DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kartini Yan Megawandi dan pengurus serta anggota DWP Provinsi dan juga perwakilan anggota DWP Kabupaten Kota se-Bangka Belitung.
Sebelumnya telah dilakukan Rangkaian HUT DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupa kegiatan bakti sosial donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Pangkalpinang dengan mengumpulkan sebanyak 25 kantong darah.