Pangkalpinang - Berkat perjuangan Kartini, perempuan bisa sejajar dengan laki-laki dalam ikut melakukan pembangunan. Saat ini sudah banyak perempuan berjasa dalam profesi masing-masing. Tenaga kesehatan perempuan ikut menangani pandemi covid-19.
Demikian disampaikan Hj. Iriana Ibu Negara Indonesia saat kegiatan pemberian penghargaan bagi perempuan berjasa dan berprestasi kabupaten/kota se-Indonesia Tingkat Nasional Tahun 2022, dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Kartini.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara langsung mengikuti kegiatan dari Istana Negara via zoom meeting, di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Lantai III Kantor Gubernur Babel, Kamis (21/4/2022).
Hadir pada kegiatan ini mewakili Gubernur, Drs. M. Soleh, MM Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selain itu datang langsung Algafry Rahman, ST Bupati Bangka Tengah, H.Sukirman, SH Bupati Bangka Barat dan sejumlah tamu undangan lainnya. Pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19.
"Pemerintah berkomitmen memberi peluang sebesar-besarnya untuk perempuan berkarya dan mengembangkan potensi di segala sektor. Perempuan sudah bisa berjasa, berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat," kata Iriana Jokowi.
Sebanyak 514 perempuan se-Indonesia menerima penghargaan. Terdapat tujuh di antaranya perempuan berjasa dan berprestasi dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan berbagai bidang.
Penghargaan diberikan Anggraini M Soleh Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuh Kartini yang mendapatkan penghargaan ini di antaranya, Rahmawati berjasa di bidang pendidikan berasal dari Kabupaten Bangka.
Selanjutnya Darlina berjasa di bidang pendidikan asal Kabupaten Belitung Timur, Sukarti berjasa di bidang Kesehatan dari Kabupaten Belitung.
Perempuan penerimaan penghargaan lainnya yakni, Uhdiyana berjasa di bidang kesehatan asal Kota Pangkalpinang, Rafikoh di bidang Sosial Budaya berasal dari Kabupaten Bangka Selatan.
Sedangkan dua perempuan lainnya, Sinta berjasa bidang lingkungan hidup dari Kabupaten Bangka Tengah dan Anderawati di bidang pertanian dari Kabupaten Bangka Barat.