Pangkalpinang - Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan caleg perempuan bisa saling bersinergi untuk keberlangsungan pembangunan. Sinergi bisa dilakukan kendati berbeda organisasi.
"Sinergis yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik," kata Asyraf saat Kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, di Hotel PIA, Rabu (22/11/2023).
Kegiatan ini melibatkan Kaukus Perempuan Politik Indonesia wilayah Bangka Belitung. Hal tersebut bertujuan meningkatkan dan mewujudkan kesetaraan gender di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hingga saat ini keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih minim. Asyraf mengatakan, hanya ada empat perempuan yang menduduki jabatan sebagai wakil rakyat dari 45 anggota dewan provinsi.
Lebih jauh Asyraf mengharapkan ke depan keterwakilan perempuan di legislatif menjadi meningkat. Perempuan disarankan untuk mengikuti sejumlah organisasi, karena organisasi menjadi wadah saling bersilaturahmi.
Semakin banyak perempuan mengikuti organisasi, kata Asyraf, tentunya akan memperbanyak teman dan memperluas jaringan. Sebab setiap organisasi mempunyai karakter masing-masing.
"Dengan berorganisasi, perempuan akan banyak memberikan kontribusi. Perempuan harus bisa saling sapa, saling asih dan saling asuh, walaupun berada di organisasi berbeda," ungkapnya.
Sementara Hellyana Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, perempuan cukup mendapat tempat di Bangka Belitung. Sebab Bangka Belitung merupakan daerah yang ramah gender.
"Perempuan harus berjuang lebih keras agar mampu bersaing. Perempuan jangan mudah diprovokasi, selain itu jangan takut dengan intimidasi," sarannya.
Selain dari DP3ACSKB dan DPRD Babel, kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber lain di antaranya dari KPU, Bawaslu, Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.