PANGKALPINANG -- Pemanfaatan data adminduk akan terkoneksi jaringan. Diskominfo Babel siap memfasilitasi pemasangan jaringan antara DP3ACSKB Babel, Diskominfo dan pihak RSBT. Akses data akan menggunakan jaringan VPN dan aplikasi berbasis webservice.

Kepala DP3ACSKB Babel Dra. Susanti, M.AP melalui Kepala Bidang Dukcapil DP3ACSKB Babel Amarullah menjelaskan, sudah ada upaya penyamaan persepsi jaringan yang akan digunakan dan alur data antara DP3ACSKB-Diskominfo-RSBT.

"Diskominfo siap memfasilitasi pemasangan jaringan tersebut," kata Amarullah usai Vicon Pemanfaatan Data Adminduk oleh RSBT, Jumat sore (6/6/2020).

Rencananya akses data menggunakan jaringan VPN dan aplikasi berbasis webservice dengan format request data. Ia menambahkan, sehingga tidak tidak terlalu besar penggunaan bandwidth hosting (volume data yang bisa ditransfer setiap unit waktu).
 
Setelah penandatanganan PKS akan segera ditindaklanjuti dengan pembuatan juknis antara DP3ACSKB dan RSBT.  Kepala Bidang Dukcapil Amarullah menambahkan, berdasarkan juknis tersebut, RSBT akan diberikan username dan password oleh Ditjen Dukcapil sebagai hak akses ke Data Warehouse (DWH).

Sebelum berjalan, jelasnya, akan ada masa uji coba aplikasi untuk melihat apakah ada kendala dalam proses pengaksesan data. Elemen data yang akan dimanfaatkan, diakses RSBT antara lain NIK, No KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, golongan darah.

"Selain itu juga bisa mengakses alamat sekarang, status perkawinan dan jenis pekerjaan. Data balikan dari RSBT yang akan diperoleh Ditjen Dukcapil berupa, No rekam medik pasien, golongan darah pasien dan No surat keterangan kematian," jelasnya.