Pangkalpinang - Sebanyak 150 warga menjadi akseptor KB saat kegiatan Pelayanan KB Gratis Serentak, di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Selasa (9/9/2025). Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (HARKONI) Tahun 2025.

Selain DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terdapat beberapa instansi lain juga ikut terlibat menyukseskan kegiatan itu di antaranya, BKKBN dan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Pelayanan KB Gratis dengan melibatkan tenaga medis profesional dari berbagai fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun mitra swasta yang telah bekerja sama.

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd. Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan akses pelayanan KB bagi masyarakat, khususnya bagi pasangan usia subur. Sehingga dapat mengatur angka kelahiran di Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang.

“Hari Kontrasepsi Sedunia menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat kontrasepsi, baik dari sisi kesehatan reproduksi maupun perencanaan kehidupan keluarga yang lebih sejahtera dan dalam suatu tatanan negara," jelasnya.

Menurut Asyraf, penduduk yang berkualitas adalah modal dan aset utama bagi pembangunan. Peran dari program Bangga Kencana merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional untuk mengatur jumlah kelahiran, dan juga meningkatkan kualitas hidup manusia.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga, sekaligus mendukung program nasional Bangga Kencana.

Pelayanan yang diberikan dengan metode kontrasepsi jangka panjang, seperti implant dan IUD. Semua itu diberikan secara gratis kepada masyarakat.

"Kita harap kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan kontrasepsi semakin meningkat, serta mampu menurunkan angka kelahiran tidak terencana yang berdampak pada kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat secara umum," ungkapnya.