PANGKALPINANG - Sebanyak tiga strategi pelayanan yang dapat membahagiakan masyarakat. Strategi tersebut yakni, menggunakan sistem digitalisasi. Ini sudah dimulai sejak lama dan terus melakukan pembaharuan.

Demikian dikatakan Kepala DP3ASCKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dra. Susanti, M.AP saat membuka Rapat Teknis Optimalisasi Fitur SIAK untuk Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Jumat (24/7/2020).

Strategi selanjutnya, kata Susanti, sikat pungli dan calo. Kemudian pelayanan yang baik hendaknya bisa memberikan kepastian waktu dan tempat pengambilan dokumen kependudukan

"Pengelola SIAK sangat berperan penting dalam pemberian kepastian tersebut. Dukcapil Go Digital, karena terus mengikuti perkembangan teknologi informasi," jelasnya.

Penggunaan sistem digital membuat pelayanan lebih cepat dan mudah. Selain itu, jelasnya, keamanan data dan informasi kependudukan terjaga. Kemudian pemanfaatan data menjadi maksimal.

Sementara H Paturi SE Kasi Sistem dan Pengembangan Aplikasi Subdit SIAK Dit. PIAK Ditjen Dukcapil mengatakan, SIAK merupakan sistem informasi yang memanfaatkan teknologi untuk memfasilitasi PIAK di tingkat penyelenggara dan Dinas Dukcapil kabupaten/kota sebagai satu kesatuan.

Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas layanan dafduk dan capil, menyediakan data dan informasi skala nasional dan daerah secara akurat, lengkap dan mutakhir. SIAK juga mewujudkan pertukaran data sistemik melalui sistem pengenal tunggal dengan tetap menjamin kerahasiaan data.

Menyinggung mengenai penduduk rentan adminduk, Paturi mengatakan, penduduk tersebut mengalami hambatan dalam dalam memperoleh dokumen kependudukan disebabkan bencana alam dan kerusuhan sosial.

Dalam waktu dekat, SIAK akan diperbaharui untuk mendukung Anjungan Dukcapil Mandiri, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor Dukcapil untuk registrasi. Karena masyarakat bisa melakukan dari rumah.

Ia menjelaskan, jangan lagi mencetak akta dengan blanko security printing dan sebaiknya terdapat call center daerah. Untuk informasi, masyarakat umum dapat mengakses data dukcapil melalui https;//gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta.

Sementara ini sedang dibangun SIAK terpusat (database terpusat), data dari client langsung masuk ke server SIAK pusat dan server DWH, sehingga tidak ada lagi komplain dari lembaga pengguna pemanfaatan data terkait konsolidasi data penduduk.

"Ujicoba akan dilakukan akhir Agustus 2020 di Jabodetabek. Diharapkan inovasi/pengembangan aplikasi oleh daerah tidak merusak infrastruktur SIAK," harapnya.