Pangkalpinang - DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mengikuti kegiatan pawai kendaraan peringatan HUT ke-78 RI, Senin (28/8/2023). Jika tahun lalu jargonnya Provinsi Layak Anak (Provila), adapun jargon tahun ini 'Keluarga Berkualitas dan Sejahtera, Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia Maju'.
Jargon tersebut sebagai memotivasi untuk mewujudkan keluarga ideal masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap masyarakat Bangka Belitung semakin sejahtera.
"Semangat dan berharap dapat mewujudkan keluarga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi berkualitas dan sejahtera," kata Asyraf sebagaimana jargon yang diusung DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat mengikuti pawai kendaraan.
Hampir dalam setiap kesempatan, Asyraf berpesan, untuk membangun bangsa perlu memperkuat lingkungan terkecil yakni keluarga. Selain itu, tak kalah penting ada upaya dan langkah-langkah agar perempuan berdaya mempunyai daya saing ikut membangkitkan perekonomian keluarga.
Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa juga perlu mendapatkan perhatian. Menurutnya, DP3ACSKB terus melakukan advokasi agar anak-anak di Bangka Belitung terlindungi dengan memberikan hak-hak anak.
Selain mengirimkan kendaraan mobil hias dengan bentuk miniatur rumah idaman keluarga berkualitas dan sejahtera, DP3ACSKB juga membawa mobil pengiring berupa mobil unit perlindungan perempuan dan anak. Perempuan maupun anak yang menjadi korban tindak kekerasan bisa mendapatkan pelayanan.
Jargon yang diusung DP3ACSKB seiring dengan tugas dan fungsi dinas. Sebab keluarga berkualitas juga mesti dilengkapi dengan dokumen-dokumen kependudukan. Oleh karenanya, masyarakat diminta untuk proaktif melengkapi dokumen kependudukan tersebut.
Saat ini fasilitas pelayanan dokumen kependudukan sudah berbasis teknologi digital. Salah satu contohnya, masyarakat pemilik smartphone bisa mengunduh aplikasi kependudukan digital, selanjutnya melakukan aktivasi indentitas kependudukan digital.
Masyarakat sangat antusias menyaksikan arak-arakan kendaraan hias. Ketika tim pawai DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melintas, berbagai leaflet dibagikan sebagai salah satu strategi membuat masyarakat cerdas dalam membangun keluarga.