Sungailiat--Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Pan Budi Marwoto selaku ketua tim menyampaikan bahwa Kabupaten Bangka berkomitmen untuk meraih predikat Kabupaten Layak Anak(KLA) di tahun 2019 dengan target KLA MADYA . Pernyataan ini disampaikan Pan Budi Marwoto pada acara Rapat Koordinasi Penguatan Tim Gugus Tugas KLA dan Evaluasi KLA di Gedung Wanita Sungailiat pada Sabtu (8/12/2018) .

Dalam Rakor Ini Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti turut hadir dan menjadi salah satu narasumber. Susanti menyampaikan untuk meraih predikat KLA tak lepas dari peran dan sinergitas dari beberapa komponen yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha serta media massa.

Sebagus apapun program dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, namun tanpa dukungan dari masyarakat, dunia usaha dan media massa tentu menjadi tidak maksimal.

"Sepertiga dari total penduduk Indonesia merupakan anak-anak dan anak-anak merupakan calon penerus masa depan bangsa, untuk itulah mengapa diperlukan komitmen KLA ini" jelas Susanti.

Pembentukan KLA ini juga harus memenuhi lima unsur atau cluster yakni cluster kelembagaan yang mengakomodir kebijakan daerah tentang KLA, kedua yaitu cluster hak sipil dan kebebasan yakni dengan kepemilikan akta bagi setiap anak, yang ketiga yaitu cluster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif yakni dengan adanya lingkungan keluarga dan lingkungan sosial yang ramah anak serta minimnya persentase perkawinan anak.

Cluster keempat yakni cluster kesehatan dasar ditunjukkan dengan berkurangnya angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan fasilitas kesehatan yang meningkat tiap tahunnya, dan cluster kelima yaitu cluster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya yang ditunjukkan dengan terpenuhinya persentase wajib belajar 9 tahun dan fasilitas pendidikan dan kegiatan budaya yang ramah anak.