Pangkalpinang - Pengurus maupun anggota DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus terus semangat dan kompak. Tidak sedikit pengorbanan yang dilakukan istri dalam mendampingi suami menjalankan tugas di lingkungan pemerintah. 

"Selalu bersemangat! DWP sebagai wadah pendukung tugas suami," tegas Noni Hidayat Arsani Penasihat DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat peringatan HUT ke-26 DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, Senin (22/12/2025).

Lebih jauh ia mengharapkan, anggota DWP bisa memastikan keluaga ASN menjadi lebih baik dan sejahtera. Jika bisa menjamin kesejahteraan keluarga, maka suami akan bekerja dengan maksimal untuk negeri tercinta.

"Penuhi kebutuhan anggota keluarga, sehingga keluarga menjadi sejahtera," pesannya.

Hal senada disampaikan Fery Afriyanto Pj. Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia mengatakan, anggota DWP menjadi pendukung pelaksanaan tugas suami. DWP merupakan organisasi besar dan telah berperan aktif dalam pembangunan. 

Menurut Sekda, DWP patut diperhitungkan dalam memberikan kontribusi. Jaga kebersamaan, sebab kebersamaan sebagai dasar mewujudkan kesejahteraan. Hendaknya DWP dapat melahirkan nuansa baru, terutama nuasana budaya melayu. 

"DWP mewujudkan kesejahteraan keluarga dan pembinaan terhadap perempuan," kata Sekda. 

Sebelumnya, Sri Hidayati Pj. Ketua DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, DWP menempati posisi strategis dalam membangun Indonesia ke depan. Pasalnya perempuanlah yang menyiapkan generasi emas. 

"Apa yang kita tanam, itu yang akan dituai. Perempuan tidak hanya mengikuti zaman, namun juga membentuk karakter bangsa. Jalankan peran ini sepenuh hati, memperkuat persatuan," ungkapnya.

Kegiatan kali ini peringatan HUT mengusung tema "Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2025".

Beberapa rangkaian kegiatan di antaranya, pemberian bantuan, bibit tanaman hingga pembacaan puisi oleh Tien Rostini Asyraf Suryadin, Ketua DWP DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Selain itu, ada peragaan batik buatan tangan ibu-ibu DWP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta penampilan tari-tarian.