Pangkalpinang - Rencananya, Kamis (17/3/) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si berkunjung ke Bangka Belitung. Kunjungan kerja ini terkait Launching WIN Academy, Sekuntum Melati Batch III dan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Bangka Belitung.

Ikut bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI di antaranya, Teten Masduki Menteri KUKM RI, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Hermawan Kartajaya Incoming Chair ICSB Global dan akan didampingi langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman.

Kunjungan kerja ini dijadwalkan selama dua hari terhintung 17 dan 18 Maret. Sehari sebelumnya, rangkaian kegiatan diisi dengan workshop. Adapun pemateri kegiatan ini di antaranya, Diah Yusuf (Chairwomen WIN) yang akan menyampaikan materi mengenai Menyiapkan Bisnis yang Kompetitif di Era Digital.

Selanjutnya, Trainer dari Bank Sumsel Babel dan Bangka Indonesia. Kali ini peserta workshop akan diberikan pemahaman mengenai materi Go Digital - How to Optimize e-commerce. Ada juga penyampaian materi mengenai permodalan oleh trainer dari Bank Sumsel Babel.

Sementara agenda Kamis 17 Maret,  jelas Dr. Asyraf Suryadin M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan langsung dihadiri Menteri PPPA dan Menteri KUKM. Adapun kegiatan tersebut di antaranya, seminar, launching Sekuntum Melati Batch ke III dan rebranding Logo Sekuntum Melati.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Melati Erzaldi Founder Sekuntum Melati. Selanjutnya ada penandatanganan MoU dengan sejumlah pihak terkait di antaranya, Pemprov Babel, ITB, WIN Academy, Sekuntum Melati, Bank Sumsel Babel dan Bank Indonesia.

"Usai melakukan kegiatan di Belitung, rombongan akan bertolak ke Bangka untuk launching Desa/kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak di empat kabupaten dan 7 desa," jelasnya.

Untuk kegiatan launching dilaksanakan di desa Penyamun Kabupaten Bangka. Diantara desa yang telah ditetapkan sebagai D/KRPPA adalah  Desa Penyamun dan Air Anyir, untuk di Kabupaten Bangka.   Sedangkan Bangka Selatan ada di Desa Payung dan Gadung. Serta Kabupaten Barat kegiatan ada di Desa Ibul dan Cupat. Selain itu terdapat satu desa D/KRPPA mandiri yaitu Desa Simpangtiga dari Belitung Timur.

Saat launching DRPPA terdapat penandatanganan naskah komitmen bersama D/KRPPPA oleh kepala daerah tujuh kabupaten/kota serta tujuh kepala desa model untuk mewujudkan kebijakan ini.

"Ada juga penandatanganan pakta integritas pencegahan perkawinan anak oleh kepala daerah kabupaten/kota," jelasnya.