Pangkalpinang - Pimpinan DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melakukan kunjungan kerja ke DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kunjungan ini dalam rangka konsultasi dan koordinasi upaya mengatasi terjadinya kenakalan remaja dan perdagangan anak.

Rohalba, S.Pt Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur mengatakan, ada beberapa kasus kenakalan di Kabupaten Belitung Timur. Selain itu, terjadi juga kasus pernikahan di bawah tangan dan pernikahan di usia anak.

"Beberapa kasus ini terjadi di lingkungan keluarga broken home (suatu keluarga yang tidak harmonis-red)," jelasnya saat koordinasi terkait kenakalan remaja dan perdagangan anak, di Kantor DP3ACSKB Babel, Kamis (13/10/2022).

Kedatangan Pimpinan DPRD Kabupaten Belitung Timur kali ini secara langsung disambut Indrawadi, S.Si., M.AP Sekretaris mewakili Kepala DP3ACSKB yang sedang menjalani cuti. Hadir juga perwakilan bidang di DP3ACSKB Babel.

Terhadap sejumlah kasus tersebut, Rohalba mengharapkan ada langkah-langkah pencegahan dan upaya mengatasi yang dilakukan pemerintah provinsi dalam hal ini DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Saat ini anak-anak remaja juga sudah ada yang bisa merekayasa kasus. Tentunya, sejumlah kasus ini menjadi persoalan bersama untuk ditangani secara bersama-sama," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Indrawadi mengakui sangat miris dengan kejadian beberapa kasus kenakalan remaja di Kabupaten Belitung Timur. DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya menjembatani.

Selain itu, kata Indrawadi, DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga memberikan pembinaan melalui sejumlah program kegiatan. Salah satu programnya ada di Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

"Kita terus berupaya mencari cara menangani persoalan anak. Saat ini di Kabupaten Belitung Timur ada program keluarga berkualitas, program ini melibatkan langsung masyarakat," ungkapnya.