Pangkalpinang - Jelang penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA), DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengawal proses pengisian kuisioner dan melengkapi dokumen. Kali ini, Rabu (8/5/2024) giliran Kabupaten Bangka Selatan mengikuti pembinaan.
Indrawadi, S.Si., MAP Sekretaris DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, pencapaian nilai sementara KLA untuk Kabupaten Bangka Selatan sudah cukup baik. Hingga saat ini pencapaian skor berada di atas 700 poin.
"Kita tekankan agar dokumen yang diupload harus sinkron," kata Indrawadi saat mewakili kepala dinas membuka kegiatan Pertemuan Teknis Pra Evaluasi Kabupaten/kota Layak Anak untuk Kabupaten Bangka Selatan, di Bangka City Hotel, Rabu (8/5/2024).
Lebih jauh Indrawadi menegaskan, sangat penting bekerja bersama dalam melengkapi dokumen tersebut. Sebab jika Kabupaten Bangka Selatan bisa mempertahankan nilai, maka bisa meraih KLA predikat Madya. Bahkan jika nilai bertambah bisa mendapatkan predikat Nindya.
"Skor sementara sudah di atas 700 an. Dokumennya harus benar, sehingga ketika diversifikasi nanti nilai tidak turun," tegasnya.
Menyinggung mengenai langkah selanjutnya, Indrawadi menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan segera menindaklanjuti pertemuan hari ini dengan melakukan pertemuan kembali. Tentunya dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Menurut Indrawadi, sementara ini masih ada kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk melengkapi dan memperbaiki dokumen tersebut. Contohnya, di tingkat desa membuat Forum Anak dengan kelengkapan dokumen.
"Masih ada waktu untuk memenuhi data dan dokumen penilaian. Menyiapkan dokumen seperti undangan, surat keputusan hingga foto-foto kegiatan. Terkadang kita selama ini sudah bekerja, namun masih lemah pendokumentasiannya," ungkap Indrawadi.
Dian Novikasari, S. Psi Kabid PPPA Dinsos PPPA Kabupaten Bangka Selatan ingin memperbaiki, melengkapi data dan dokumen yang masih kurang. Sebab Kabupaten Bangka Selatan berharap bisa mempertahankan KLA predikat Madya, dan berupaya mendapatkan predikat Nindya.
"Kepala daerah sangat mendukung, begitu juga dengan perangkat daerah serta pihak terkait. Setelah melengkapi data dan dokumen, kita optimis nilai sementara ini akan bertambah," tegasnya.