Pangkalpinang--Pelaksanaan fungsi pembinaan oleh provinsi kepada kabupaten/kota terus dilaksanakan.Tim penilai dari bidang Dukcapil DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mendatangi Dinas Dukcapil Kabupaten Bangka guna melihat capaian kinerja yang telah dilaksanakan hingga bulan Oktober 2018 pada Sabtu (8/12/18).

Berdasarkan hasil penilaian, diketahui bahwa Dinas Dukcapil Kabupaten Bangka telah merekam sebanyak 217.887 jiwa dari 221.882 jiwa wajib KTP. Selanjutnya untuk akta kelahiran, Dinas Dukcapil Kabupaten Bangka telah menerbitkan 90.875 jiwa dari 105.530 jumlah anak umur 0-18 tahun.

Untuk pemanfaatan data kependudukan, Dinas Dukcapil Bangka telah melakukan perjanjian kerjasama dengan semua OPD, akan tetapi baru Bappeda dan Dinas Kesehatan yang telah memanfaatkan data tersebut untuk Layanan Sistem Informasi E-Posyandu Bangka (SI EDU Bangka). Kemudian Dinas Dukcapil Bangka telah membuat dan melaksanakan beberapa inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan, yakni pelayanan terintegrasi (All in One), Kabupaten Bangka Mudah Dapat Akta Kelahiran (Bang Muda), pengurusan dokumen kependudukan melalui Whatsapp, aplikasi JOIN KUA, pemanfaatan Kartu Identitas Anak (KIA), dan pelayanan jemput bola ke Lembaga Pemasyarakatan. Selain JOIN KUA, Dinas Dukcapil Bangka juga telah menerapkan arsip digital yang aplikasinya dibuat oleh ADB Dinas Dukcapil Bangka.

“Kami akan terus meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk membuat dokumen kependudukan dengan menambah sarana dan prasarana di tempat pelayanan yang ada di Dinas Dukcapil itu sendiri,” ungkap Kepala Dinas Dukcapil Bangka Rahmad Gunawan.

Sarana yang hendak ditambahkan menurut Rahmad Gunawan seperti menambah tempat bermain untuk anak-anak dan perluasan ruang pelayanan yang direncanakan realisasinya pada tahun 2019.
Untuk mendukung pelaksanaan Akte Kelahiran Online, Rahmad Gunawan berharap agar pihak provinsi dapat memfasilitasi bimbingan teknis yang berhubungan dengan pelaksanaan akte kelahiran online.

“Kami siap untuk mendukung semua program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat,” tegas Rahmad Gunawan.