PANGKALAN BARU-- Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Toni Batubara mengungkapkan rasa gembiranya bisa bersama dengan para calon-calon trainer saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membuka kegiatan Training Of Trainer Bagi Aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Angkatan 3 di Hotel Santika Senin (28/10/2019).
Toni berharap agar para peserta bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah sehingga tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini bisa dicapai.
"Keterbatasan jangkauan pemerintah dalam upaya perlindungan anak membuat pemerintah sangat membutuhkan partisipasi langsung dari masyarakat dan peserta bisa menstransfer ilmu yang didapat kepada masyarakat", jelasnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Daerah yakni Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti, narasumber pusat Sispriyadi dari UGM dan Fasilitator Daerah Media Febriandi dan Sri Subekti.
Susanti mengemukakan bahwa saat ini anak-anak banyak terpapar asap rokok, merokok dan minum minuman keras, pacaran, berkendara secara tidak aman, melakukan perkawinan diusia anak, kecanduan gawai (gadget addiction), dan terpapar pornografi.
"Ini memerlukan kerjasama berbagai pihak salah satunya melalui PATBM ini agar bisa mencegah kekerasan terhadap anak dan menanggapi kekerasan secara cepat (quick response)", tegasnya.
Susanti menghimbau agar orangtua dapat menanamkan rasa kasih sayang didalam keluarga agar anak selalu merasa rindu akan rumah dan melakukan One Day Four Hug (memeluk anak minimal empat kali dalam sehari).