Pangkalpinang - Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan orangtua agar memperhatikan perilaku anak. Jika anak biasanya ceria lalu terlihat murung, kemungkinan anak tersebut mengalami suatu masalah.

"Anak tiba-tiba murung harus menjadi perhatian orangtua. Dalam hal ini beri perhatian lebih bagi anak," kata Asyraf saat acara Podcast, di Lantai 2 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (2/12/2025).

Kendati sayang sama anak, Asyraf menyarankan sebagai orangtua harus bisa membatasi anak menggunakan smartphone.  Harus ada komitmen dengan anak sebelum memberikan smartphone.

"Ada komitmen ketika memberikan anak smartphone. Orangtua juga harus bisa menumbuhkan rasa saling percaya dengan anak. Komunikasi dalam keluarga sangat penting," kata Asyraf.

Menyinggung mengenai kasus pelecehan seksual, Asyraf menyarankan agar perempuan bisa menjaga dalam berpakaian. Berpakaian yang baik semestinya menutup, bukan membungkus. Bedanya, kalau menutup maka bentuk tubuh tidak nampak terlihat.

"Jangan berpakaian yang dapat mengundang orang untuk melakukan pelecehan," saran Asyraf.

Hal senada disampaikan, Narulita Sari Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia menjelaskan, terjadinya kasus orangtua melecehkan anaknya kemungkinan dikarenakan pengaruh dari tontonan. Sebab media sosial memberi dampak terhadap perilaku seseorang. 

"Mungkin ini karena mencontoh dari tontonan. Disarankan untuk membatasi jam bermain anak. Jika anak punya smartphone, orangtua mestinya tahu PIN, sebab smartphone itu orangtua yang membelikan," ungkapnya.