Pangkalpinang - Sedikitnya ada tiga Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) tersertifikasi di Bangka Belitung. Sejumlah tempat tersebut di antaranya, Tins Green Garden Forestree di Kota Pangkalpinang, Hutan Kota Bangka Setara di Kabupaten Bangka dan Alun-Alun Kota Koba, di Kabupaten Bangka Tengah

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, penetapan RBRA tersebut berdasarkan surveillance Audit Ruang Bermain Ramah Anak Tersertifikasi Tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di The Margo Hotel Kota Depok, Jawa Barat, tanggal 11 - 12 Oktober 2021. 

"Kegiatan dibuka Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Ibu Agustina Erni dan diikuti 28 daerah kabupaten/kota dan provinsi yang memiliki RBRA tersertifikasi tahun 2019," jelasnya usai mendapatkan laporan hasil kegiatan via WhatsApp, Selasa pagi (12/10/2021).

Lebih jauh ia merinci, tiga RBRA yang telah disertifikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI yaitu, Tins Green Garden Forestree dikelola PT. Timah berada di Kota Pangkalpinang.

Sedangkan dua RBRA lainnya, Hutan Kota Bangka Setara dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka dan Alun-Alun Kota Koba dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Tengah.

Surveillance ini dilaksanakan setiap tahun, dan ini merupakan surveillance pertama. Surveillance ini dilaksanakan dengan pengamatan video dan portofolio yang telah dikirimkan oleh pengelola RBRA.

Sertifikat dan papan sertifikasi diberikan langsung oleh Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan Ibu Rohika Kurniadi Sari. Diharapkan masing-masing kabupaten/kota mengawal sertifikasi ini dengan tetap menjaga standar ruang bermain ramah anak.

Asyraf Kepala DP3ACSKB mengatakan, perlu memperkenalkan secara luas ruang bermain ramah anak yang tersertifikasi ini.  Selanjutnya mengembangkan ruang bermain ramah anak, sehingga tidak hanya memiliki satu RBRA. 

"Terus memasukkan ke perencanaan program daerah jangka pendek, menengah dan panjang. Diharapakan pada masa yang akan datang semua kabupaten di Bangka Belitung dapat memiliki RBRA," harapnya.