Bangga dan bahagia itulah yang tergambar dari senyum dan raut wajah Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah pagi ini. Kedatangan orang nomor dua Babel ini di Istana Wakil Presiden yang langsung dihampiri oleh kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Belitung Susanti dan rekan-rekan dari Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah yang telah hadir terlebih dahulu. Tentu kedatangan beliau sebagai Kepala Daerah yang berhak mendapat penghargaan APE tahun ini atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya implementasi pelaksanann PUG (Pengarusutamaan Gender).
Acara penyerahan penghargaan bergengsi ini dihelat di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia, Yusuf Kalla, di Jakarta pada Hari Rabu tanggal 19 Desember 2018. Pada puncak penganugerahan yang dihadiri oleh beberapa Menteri Negara dan Kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/ kota ini, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil meraih APE tingkat Madya bersama delapan provinsi lainnya se-Indonesia, luar bisa.
Trophy diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohanna Yambise, disaksikan Wakil Presiden dan para Menteri diantaranya Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo dan Siti Nurbaya Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan beberapa jajaran kementerian lainnya. Tentu sebagai Wakil Gubernur beliau sangat bersyukur atas prestasi yang diraih ini karena beliau menyadari tidak mudah untuk dapat memperoleh kehormatan semacam ini. Ini buah dari kerja keras dan semangat yang tak mudah menyerah dalam menjalankan tugas dan amanah yang diberikan pemerintah.
Wakil Gubernur Fatah dalam dialognya bersama Susanti mengungkapan apresiasi, bangga dan berterima kasih. Jelas, sebagai leading sektor bersama tim Pokja PUG dan drivers kita merasakan motivasi ini sebelumnya. Hasilnya terjawab sudah pada hari ini. Kerjasama dan kerja keras tim telah berhasil membawa nama provinsi ini dalam predikat yang lebih baik. Setelah acara penyerahan piala disampaikan kepada para menteri dan kepala daerah tingkat provinsi, Bapak Wakil Presiden menyampaikan sambutannya yang menekankan pentingnya pembangunan pemberdayaan perempuan pada semua sektor dan level kehidupan.
Sebenarnya secara kebijakan bangsa ini telah memberi kesempatan yang seluas luasnya bagi perempuan untuk berkarya, berbuat lebih banyak terhadap pembangunan. Tidak ada lagi peraturan perundangan yang membiarkan yang memberi ruang bagi praktek-praktek yang merendahkan kehadiran kaum perempuan. Sehingga pemberian Penghargaan APE ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus mendukung dan meningkat kualitas kehidupan perempuan dan pembangunan pemberdayaan perempuan di negeri ini.
Bicara gender sebenarnya negara kita telah membuktikannya dalam bentuk yang realistis dan nyata. Kita-lah di antara negara di dunia ini yang pernah punya presiden perempuan, ibu Megawati, sedangkan Amerika saja belum. Pada kabinet sekarang ada 8 (delapan) orang menteri perempuan. Mungkin hanya negara muslim terbesar inilah yg telah menempatkan eksistensi kaum perempuan dalam kapasitas yang proporsional dan berkeadilan. Diakhir sambutan beliau menyampaikan ucapan selamat kepada mereka yang telah berhasil memperoleh penghargaan ini. Pada kesempatan yang sama wagub jg berharap supaya prestasi ini dapat dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan lagi pada masa masa yang akan datang.