Pangkalpinang - Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap petugas pelayanan administrasi kependudukan pencatatan sipil bisa melaksanakan tugas secara profesional. Pelayanan tak hanya di kantor, melainkan juga dilakukan secara mobile. 

"Pelayanan mobile dengan menggunakan kendaraan. Memang untuk pengadaan kendaraan pelayanan Adminduk ini mahal," kata Asyraf saat Kegiatan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Cordela, Kamis (16/3/2023).

Menyinggung mengenai progres perekaman KTP-EL, kepemilikan KIA dan Akta Kelahiran di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per tanggal 10 Maret 2023, Asyraf menjelaskan, total perekaman KTP-EL sudah mencapai sekitar 1.047.747 atau sekitar 98,12 persen. 

Sedangkan total kepemilikan KIA sebanyak 275.615 atau 65,22 persen. Untuk meningkatkan kepemilikan KIA, Asyraf menyarankan agar melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah. Jika sudah dilakukan, maka ke depan hendaknya lebih masif. Sebab tak ada kata lain, selain melakukan jemput bola. 

"Terkadang pembuatan identitas kependudukan ini dilakukan masyarakat ketika sudah benar-benar membutuhkan. Kendati demikian, pelayanan tetap diberikan secara baik," harap Asyraf. 

Mengenai sisa blangko KTP-El se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per tanggal 10 Maret yakni sekitar 22.480 keping. Asyraf menegaskan, penggunaan blangko ini harus efektif dan efisien. Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) harus ditingkatkan.

"Kita mulai dari diri kita sendiri, setelah itu mengajak orang lain untuk melakukan aktivasi IKD. Namun harus dipastikan terlebih dahulu ketersediaan wifi agar aktivasi berjalan lancar," ungkapnya. 

Selain Asyraf Suryadin, bertindak sebagai pemateri lainnya, Dra. Ni Luh Mertasih, M. Si Analisis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Pendaftaran Penduduk Ditjen Dukcapil Kemendagri RI.