Pangkalpinang - Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan agar aparatur Disdukcapil tetap bersemangat saat memasuki puasa Ramadhan. Pasalnya aparatur Disdukcapil di kabupaten/kota merupakan ujung tombak pelayanan Adminduk.
"Tetap semangat, terutama dalam hal pelayanan masyarakat. Adminduk ini sangat penting, sebab data kependudukan ini digunakan dalam penyaluran bantuan," kata Asyraf saat Bimbingan Teknis Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan di Provinsi dan Kabupaten/kota, Fox Harris, Selasa (21/3/2023).
Lebih jauh Asyraf mengharapkan, aparatur Adminduk di kabupaten/kota tidak jenuh dalam memberikan pelayanan. Untuk itu, pekerjaan ini harus dilakukan secara bersama-sama dan selalu berkoordinasi. Sebab koordinasi menjadi penting dalam hal pelayanan tersebut.
Koordinasi dilakukan antara provinsi dan kabupaten/kota. Asyraf menambahkan, pemerintah provinsi memahami betul yang mengerjakan pelayanan administrasi kependudukan aparatur di kabupaten/kota. Untuk itu, pemerintah provinsi akan berusaha semaksimal mungkin memfasilitasi.
"Kita akan memfasilitasi hal-hal, atau apa saja yang mungkin dianggap kurang. Pemecahan persoalan-persoalan Adminduk kita lakukan secara bersama-sama," tegas Asyraf.
Bicara mengenai pemanfaatan data kependudukan di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asyraf mengatakan, salah satu di antaranya yakni Bakuda dengan tujuan verifikasi validasi wajib pajak. Dinkes juga memanfaatkan untuk verifikasi validasi pasien.
Sedangkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memanfaatkan data kependudukan untuk verifikasi validasi siswa, pegawai dan tenaga pendidik. Adapun Dinas Koperasi dan UMKM memanfaatkan data guna verifikasi dan validasi data pelaku UMKM.
Sementara saat sesi tanya jawab, muncul pertanyaan mengenai standarisasi ISO pada Disdukcapil. Menjawab pertanyaan itu, Asyraf mengatakan, sementara ini sedang dalam penjajakan. ISO ini sangat penting bagi pelayanan, apalagi di kabupaten/kota yang memberikan pelayanan langsung.
"Adanya ISO, standar dan prosedurnya menjadi jelas. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terstandar," paparnya.