Pangkalpinang - Inovasi menjaga kebersihan dan penanganan sampah di lingkungan kantor terus dilakukan DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal tersebut guna menumbuhkan dan membudayakan kebersihan menjadi gaya hidup.
Megawati Soeroso, ST. M.Si Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, kebersihan harus menjadi gaya hidup. Untuk menjaga kebersihan, hendaknya dimulai dari kepedulian individu.
"Kita membuat inovasi Lapor menggunakan google form jika pegawai melihat sampah di lingkungan kantor," kata Megawati.
Untuk inovasi Lapor ini, jelas Megawati, semua pegawai bisa mengaksesnya. Jika melihat sampah, langsung dibersihkan dan melakukan pemilahan. Sebab sudah disediakan tempat sampah, mulai dari jenis organik, anorganik dan B3.
Sampah yang masih bisa diolah, seperti sampah organik dapat dibuat kompos. Begitu juga dengan sampah anorganik, dikumpulkan untuk didaur ulang kembali.
Lebih jauh Megawati menjelaskan, perlu menumbuhkan rasa kebersamaan untuk menciptakan kebersihan. Selain hari Jumat, sebelum melakukan aktivasi rutin pada hari Rabu juga ada aksi membersihkan lingkungan kantor.
"Kita membersihkan lingkungan kantor secara bersama-sama di hari Rabu dan Jumat. Aktivitas membersihkan lingkungan kantor ini, menjadi budaya dan gaya hidup bersih pegawai," harapnya.
Megawati sangat mengapresiasi kedatangan Tim Penilaian untuk mengevaluasi kebersihan lingkungan kantor, Rabu (23/9/2026). Sejumlah masukan dari tim akan ditindaklanjuti dengan melakukan aksi nyata.
Seperti saran untuk memanfaatkan kompos yang sudah berhasil dibuat untuk kebutuhan tanaman. Sebab selain tanaman hias, di lingkungan pekarangan kantor juga dimanfaatkan menanam sayuran.