Berita

Seminar Nasional Keputrian, Perempuan Berdaya sebagai Mitra Laki-Laki

PANGKALPINANG - Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dra. Susanti, M.AP berharap perempuan memiliki daya atau kemampuan untuk diri sendiri dan memberikan dampak bagi keluarga. Ini bisa menjadi bentuk pembelaan negara. Sebab jika perempuan kuat dan memiliki imun kuat, tentunya bisa menghadapi segala perubahan.

"Perempuan kuat hendaknya bisa menularkan kepada anggota keluarga lainnya. Perempuan sebagai manajer dalam suatu keluarga dan keberadaan perempuan sebagai mitra laki-laki," ungkapnya saat Seminar Nasional Keputrian bertajuk "Perempuan Berdaya Imum Keluarga Siap Hadapi Era Disrupsi", Jumat (12/3/2021).

Sebagaimana arahan Presiden, harus bisa melakukan peningkatan pemberdayaan perempuan dalam wirausaha. Selanjutnya melakukan peningkatan peran ibu dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Selain itu, terus berupaya mengurangi terjadinya kekerasan terhadap perempuan.

Tak kalah penting, perempuan harus pandai mendidik anak. Sebab anak merupakan aset bagi bangsa ini. Beberapa persoalan yang masih dihadapi bangsa ini, salah satunya yakni, masih tingginya angka pekerja anak. Ke depan angka tersebut harus terus ditekan.

Untuk menciptakan generasi berkualitas, kaum perempuan hendaknya bisa menyiapkan kesehatan reproduksi dengan tidak menikah diusia muda. Sehingga persoalan-persoalan yang bisa terjadi diusia muda dapat dihidari. Adapun usia minimal menikah yakni, 19 tahun.

Perempuan harus memiliki iman, ilmu dan imun. Artinya, jika perempuan memiliki iman kuat dan ilmu yang tinggi, maka dapat membuat imun menjadi kuat. Jika imun perempuan kuat, maka keluarga akan terlindungi. Sebab perempuan banyak melakukan pekerjaan di rumah.

"Perempuan harus percaya diri bahwa dirinya sangat istimewa. Selain itu harus punya tujuan dalam hidup, berani bermimpi dalam arti punya target dan rencana yang akan dicapai. Perempuan juga harus cerdas, berani membuat terobosan, kreatif dan inovatif. Perempuan zaman sekarang tidak boleh gagap teknologi," harapnya.

Sebelumnya, Komandan Resimen Mahadepam Depati Amir Bangka Belitung, Sugeng Ariyono mengatakan, seminar ini sangat bagus. Sebab sekarang ini sipil bisa menjadi pertahanan terdepan bagi negara. Untuk itu, imun harus kuat guna menghadapi era disrupsi seperti sekarang ini.

"Kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, bukan untuk mengambil alih peran laki-laki. Namum memberikan kesempatan sama kepada kaum perempuan. Kegiatan ini bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ini salah satu semangat Tridarma perguruan tinggi," tegasnya.

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
DP3ACSKB
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB