Berita

PERKUAT IMPLEMENTASI PUG KAB/KOTA UNTUK ANUGERAH PARAHITA EKAPRAYA

Seperti di kabupaten/Kota lain diluar Provinsi Kepualuan Bangka Belitung, di Kota Pangkalpinang pun Implementasi PUG tampaknya memang masih mengalami banyak kendala, salah satunya adalah masih rendahnya komitmen pimpinan untuk melaksanakan PUG dan masih rendahnya pemahaman aparatur tentang PUG itu sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penguatan Kapasitas PUG dan PPRG di Kab/Kota, terutama di Kota Pangkalpinang yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 9 April 2018 bertempat di Sun Hotel. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kadis P3ACSKB; Dra. Susanti didampingi Kepala DinsosP3A Kota Pangkalpinang; Fitriyansyah, A.Ks,M.Si dan kegiatan tersebut mengundang sebanyak 20 orang pejabat perencana di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Pada kesempatan tersebut Susanti mengemukakan “ ada 7 indikator sebagai prasyarat pelaksanaan PUG, yaitu salah satunya adalah alat analisis, dan hari ini para pejabat perencana akan dibimbing untuk membuat dokumen perencanaan dengan alat analisis GAP (Gender Analisys Partway) dan GBS (gender Budged Statement)’. Pada kesempatan yang sama Kadis DinsosP3A Kota Pangkalpinang; Fitriyansyah mengakui memang masih lemahnya implementasi PUG di Kota Pangkalpinang jika dilihat dari 7 indikator PUG, namun kami akan terus berupaya memenuhi indikator tersebut tentunya dengan bimbingan dari DP3ACSKB Provinsi”. Dengan pelaksanaan ini para pejabat perencana di lingkungan Pemkot Pangkalpinang diharapkan dapat menyusun dokumen perencanaan dengan melengkapi dokumen GAP dan GBS. Setidaknya melalui kegiatan ini satu dari indikator prasyarat PUG sudah dapat dilaksanakan.

Bukan hanya kota Pangkalpinang saja yang berbenah untuk menyongsong penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE), Semua Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai berbenah mempersiapkan diri guna menyongsong pelaksanaan evaluasi  program pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Daerah oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Tidak terkecuali Kabupaten Bangka pun telah mempersiapkan diri baik dibidang pemberdayaan perempuan mapun dibidang perlindungan perempuan dan anak. DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selaku instansi pembina Kabupaten/Kota juga turut mengambil bagian dengan melaksanakan kegiatan penguatan Kapasitas PUG dan PPRG di Kabupaten Bangka.  Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat perencana dari 20 OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Bangka bertempat di Sanjaya Hotel pada hari Selasa tanggal 10 April 2018.

Pada kesempatan tersebut DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Kabid Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Wardiah, SH, MH serta didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangka, Boy Yandra, S.KM, M.PH menyampaikan pentingnya percepatan pengarusutamaan Gender (PUG) melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Sementara Boy Yandra mengemukakan “walaupun minimnya alokasi anggaran untuk penguatan kapasitas PUGdi Kabupaten Bangka, namun kami akan terus berupaya melakukan advokasi kepada Para Pimpinan agar kedepannya ini menjadi kegiatan prioritas”.  Tentu saja ini menjadi hal yang sangat penting mengingat PUG merupakan strategi dalam melaksanakan pembangunan nasional yang termuat dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2000.

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Martinawati
Fotografer: 
Martinawati
Editor: 
Yanuarson
Tags: 
APE | DP3ACSKB | PUG | PPRG