Berita

Fasilitasi Pengembangan PIK R Tuntas, Asyraf Harap Remaja menjadi Agen Perubahan

Belitung - Remaja khususnya anggota PIK R dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masyarakat. Remaja sebagai generasi penerus bangsa harus berkontribusi dalam upaya penurunan stunting dan perkawinan anak di Bangka Belitung.

Demikian disampaikan Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Kegiatan Fasilitasi Pengembangan PIK R di Kampung KB, di Kabupaten Belitung. Kegiatan di Belitung menjadi penutup road show Fasilitasi Pengembangan PIK R di Kampung KB.

"Remaja sebagai generasi penerus bangsa harus berkontribusi dalam upaya penurunan stunting dan perkawinan anak," tegasnya.

Terdapat lima kabupaten di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi lokus pelaksanaan Kegiatan Fasilitasi Pengembangan PIK R di Kampung KB. Sejumlah kabupaten tersebut yakni, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka, Belitung Timur dan Belitung.

Kegiatan yang semuanya dilaksanakan Bulan Juli 2022 ini berjalan dengan baik dan lancar. Pemilihan lokus kegiatan ini memprioritaskan daerah yang angka stunting dan perkawinan anak masih relatif tinggi. 

Sasaran kegiatan ini remaja yang tergabung dalam PIK R di wilayah Kampung KB. Tujuan kegiatan antara lain, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja khususnya anggota PIK R tentang penyiapan kehidupan berkeluarga, life skills serta informasi terkait perkawinan anak dan stunting. 

Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan remaja dalam menganalisis situasi permasalahan yang terjadi di masyarakat serta membuat rencana aksi dalam mengatasi masalah tersebut.

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
DP3ACSKB Babel
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB