Berita

BABEL PIONIR KEMAH KONSELOR SEBAYA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2018

BANGKA TENGAH (dp3acskb.babelprov.go.id) – “Jadilah konselor yang baik, arahkan teman teman kalian untuk melakukan tindakan yang positif. Kalian harus jadi pelopor generasi berencana yang berani berkata tidak pada pernikahan dini, tidak pada free sex dan tidak pada narkoba”. Pernyataan ini disampaikan oleh Erzaldi Rosman selaku Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat membuka acara kegiatan Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional kepada seluruh peserta kegiatan Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 08 – 11 Mei 2018 yang bertempat di GOR Sahabuddin, Bangka Tengah – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (9/5).

Kegiatan Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional tahun 2018 ini berbasis revolusi mental dengan tag line “BERTEMAN” (Bersih, Tertib dan Mandiri) baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan diikuti oleh 603 peserta yang merupakan remaja dan berasal dari 7 Kab/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Konselor dari seluruh Indonesia.

Pembukaan Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional Tahun 2018 ditandai dengan pemukulan gong bersama. Dihadiri Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Plt. Kepala BKKBN Nasional, Asisten Deputi Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Kementrian PMK RI, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Forkopimda Bangka Belitung, Sekretaris Daerah Bangka Belitung, Bupati dan Walikota se-Bangka Belitung dan Para Undang lainnya.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini  berada di urutan ke-3 (tiga) tertinggi di indonesia dalam hal angka pernikahan dininya. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya kegiatan ini. Remaja adalah generasi penerus kita. Kita tidak boleh membiarkan hal-hal buruk merusak dan meracuni pikiran mereka. Kita bisa lihat di sosial media banyak sekali bentuk kenakalan remaja yang terjadi saat ini. Tawuran, pernikahan dini, free sex, narkoba, sangat marak dikalangan remaja. Sebagai orang tua kita sangat peduli tetapi remaja lebih suka mendengar nasihat dari teman sebayanya dari pada orang tua. Inilah pentingnya mengapa kita harus banyak mencetak konselor sebaya di bangka belitung ini, ungkap Erzaldi.

Dengan  dilaksanakan Kemah Konselor Sebaya Tingkat Nasional Tahun 2018 yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan terciptanya konselor- konselor sebaya yang handal, berkarakter, bersih, tertib dan mandiri. “Para konselor diharapkan untuk membina dan membentuk komunitas-komunitas konselor sebanyak mungkin, sehingga mendukung program keluarga berencana yang telah dicanangkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pionir muda yang berkarakter dan memiliki wawasan kebangsaan yang akan berhadapan dengan teman – teman sebaya kalian dan dapat memberikan motivasi serta pengetahuan agar tidak melakukan hal- hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (Dolz)

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Dolly
Fotografer: 
Dolly
Editor: 
Yanuarson
Tags: 
Kemah | Konselor | Sebaya | Babel