WORKSHOP PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG DAN RENSTRA PERANGKAT DAERAH TAHUN 2017 – 2022

WORKSHOP PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG DAN RENSTRA PERANGKAT DAERAH TAHUN 2017 – 2022

Jakarta_ Kementerian Aparatur Negara Reformasi Birokrasi RI menyelenggarakan Workshop Penetapan Indikator Kinerja Utama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2017 – 2022 di Ruang Sriwijaya, Kemenpan-RB, Jakarta pada tanggal 14 – 15 Juli 2017.

Workshop ini diperuntukkan kepada seluruh Kepala OPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta Kasubag perencanaan masing – masing OPD. Dengan harapan bahwa tidak ada lagi kepala OPD yang tidak mengetahui secara detil arah kebijakan pembangunan yang berada dibawah kewenangannya. Selain itu dengan adanya workshop ini pemerintah dapat menetapkan ukuran yang paling tepat untuk dijadikan indikator kinerja utama. Tentunya IKU tidak muncul dengan sendirinya tanpa ada proses yang dilakukan sebelum suatu ukuran dijadikan sebagai Indikator. Dalam penetapan IKU harus tajam dalam menemukenali isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat, mencari akar permasalahannya, merumuskan strategi dan kebijakan sehingga dapat melahirkan program dan kegiatan yang memang benar-benar dapat menjadi solusi dari masalah yang timbul di masyarakat.

Workshop dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Yan Megawandi, S.H.,M.Si serta yang bertindak sebagai pembicara/narasumber adalah Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB. Bapak Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa perencanaan yang baik akan mempengaruhi hasil yang diperoleh. Dan setiap kepala OPD beserta pengelola program hukumnya wajib memahami betul langkah – langkah dalam membuat perencanaan yang baik, salah satunya dalam menetapkan Indikator kunci utama.

Searah dengan arahan Bapak Gubernur, Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyampaikan hal serupa dan menekankan kembali pada hal yang terpenting dalam perumusan indikator yaitu apapun yang terkandung dalam dokumen perencanaan OPD harus sejalan dengan apa yang sudah tertuang di dalam RPJMD. Hal tersebut dimaksudkan agar Keberhasilan OPD dalam mencapai target kinerja juga berdampak pada keberhasilan visi misi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: 
-
Penulis: 
Fianda
Editor: 
Yanuarson