Uji Sahih RUU Ketahanan Keluarga

Uji Sahih RUU Ketahanan Keluarga

Komite III DPD RI yang dipimpin oleh Fahira Idris beserta rombongan, bekerjasama dengan STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) Syaikh Abdurahman Siddik  (SAS) Bangka Belitung menggelar seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Ketahanan Keluarga di kampus STAIN SAS, pada Rabu (19/7/2017). Perwakilan III DPD RI, Bahar Buasan yang juga merupakan anggota DPD RI dari Bangka Belitung  mengatakan, uji sahih dilakukan untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan draff RUU Ketahanan Keluarga yang telah disusun. "Kita ingin mensosialisasikan draf RUU, meningkatkan kualitas dan memperoleh masukan untuk perbaikan dari narasumber dan peserta," katanya,. Berdasarkan tujuan kegiatan ini diharapkan menghasilkan pengetahuan dan pemahaman terhadap draf RUU Ketahanan Keluarga.

Kemudian mendapat peta pandangan pemikiran narasumber yang terdiri dari Prof. Euis Suryani, dari Tim Ahli DPD RI, Akademisi STAIN SAS, STIH Pertiba dan Mudiarti (DP3ACSKB) dari mewakili Pemerintah Kepulauan Bangka Belitung. Dalam seminar tersebut  peserta terhadap terlihat antusias dan memiliki inisiatif dalam mengkritisi serta memberikan masukan demi kesempurnaan dari  RUU Ketahanan Keluarga.

Adanya usulan dan gagasan konstruktif, komprehensif dan pengayaan data informasi yang relevan terkait RUU Ketahanan Keluarga menjadikan diskusi lebih hidup namun ternyata segala kekhawatiran dan kritikan terjadi karena belum pahamnya ruh dan tujuan serta maksud dari pasa demi pasal pada rancangan tersebut. Setelah ditanggapi dan dijelaskan oleh tim ahli maka mayoritas peserta seminar menyetujui perlunya Undang Undang yang mengatur masalah ketahanan keluarga tersebut. Masukan perbaikan dari narasumber dan peserta ini berkenaan dengan prinsip-prinsip pengaturan beserta ruang lingkup, objek pengaturan, prinsip pengelolaan, sistem kelembagaan, standar kinerja sosial dan lingkungan, maupun aspek-aspek lain yang diatur.

Kegiatan uji sahih RUU Ketahanan Keluarga selain di Provinsi Bangka Belitung, juga di seminarkan di Kalimantan Barat dan Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara.

Sumber: 
-
Penulis: 
Faiz Marzuki
Editor: 
Yanuarson