Berita

TINGKATKAN PELAKSANAAN PUG, DP3ACSKB GELAR ADVOKASI DAN KIE

PANGKALPINANG--  Guna meningkatkan komitmen pemerintah dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender di Bangka Belitung, DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pengarusutamaan Gender (PUG) pada Selasa (26/3/2019) di Hotel Puncak Pangkalpinang. Acara ini dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia Toni Batubara yang mewakili Gubernur. Acara ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Helsyanita Kepala Bidang KUKM Ekonomi Kreatif.

"Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan, PUG juga harus diintegrasikan kedalam siklus perencanaan dan penganggaran baik tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota serta mendorong pengalokasian sumber daya pembangunan yang lebih efektif, dapat dipertanggungjawabkan dan adil dalam memberikan manfaat pembangunan bagi laki-laki maupun perempuan"jelas Toni.

Dikemukakan Toni yang menjadi permasalahan dalam pelaksanaan PUG ini salah satunya yaitu pengambil keputusan tidak menyadari bahwa kebijakan yang diambil seringkali bersifat netral gender yaitu hanya memperhatikan dari sudut pandang tugas dan fungsi dari instansi atau prioritas nasional tanpa melihat adanya kelompok yang terlibat dan pengguna manfaat (kelompok sasaran) yang berbeda, untuk itulah perlunya upaya memperkecil kesenjangan partisipasi dan pemanfaatan hasil pembangunan antara perempuan dan laki-laki dengan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG). 

"saat ini pelaksanaan PUG di Bangka Belitung sudah berjalan baik ditandai dengan diraihnya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya kategori madya dengan penilaian berupa komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya, data terpilah, metode dan analisis serta partisipasi masyarakat dan berbagai upaya juga telah dilakukan salah satunya dengan menerbitkan Surat Edaran Gubernur yang salah satu poinnya menyatakan rancangan renja PD tahun 2020 disusun menggunakan PPRG dengan menetapkan minimal 10 kegiatan yang responsif gender" ungkap Toni

Toni juga mengapresiasi OPD baik dari Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang sudah melaksanakan program kegiatan berbasis gender dan berharap agar kegiatan advokasi dan KIE ini bisa meningkatkan komitmen bersama dalam melaksanakan strategi PUG di Bangka Belitung sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. 

 

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Lisia ayu
Fotografer: 
Lisia ayu
Editor: 
Bidang PKHP
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB