TINGKATKAN KOORDINASI DAN SINKRONISASI PROGRAM, DP3ACSKB BENTUK FORUM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PEREMPUAN

TINGKATKAN KOORDINASI DAN SINKRONISASI PROGRAM, DP3ACSKB BENTUK FORUM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PEREMPUAN

Dalam pembangunan pemberdayaan perempuan, permasalahan mendasar yang terjadi selama ini adalah rendahnya partisipasi perempuan dalam pembangunan disamping masih adanya berbagai bentuk diskriminasi terhadap perempuan. Permasalahan mendasar lainnya masih terdapatnya kesenjangan partisipasi politik kaum perempuan yang bersumber dari ketimpangan struktur sosio kultural masyarakat. Dalam konteks sosial, kesenjangan ini mencerminkan masih terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap layanan kesehatan yang baik, pendidikan yang lebih tinggi dan keterlibatan dalam kegiatan politik yang lebih luas.

Analisis berdasarkan Indeks Pemberdayaan Gender (IPG) untuk 7 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan indikator angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah dan sumbangan pendapatan paling terendah diduduki oleh Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, disusul Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kota Pangkalpinang.

Seperti permasalahan provinsi lainnya, maka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga tidak luput dari permasalahan kemiskinan. Pada dasarnya masyarakat miskin di pedesaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihadapkan dengan masalah rendahnya mutu sumber daya manusia, terbatasnya kepemilikan lahan, rumah tangga yang tidak memiliki aset, serta terbatasnya lapangan pekerjaan. Sebagai dampak dari kemiskinan tersebut adalah ketidakmampuan untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, kebutuhan pangan yang tidak tercukupi yang menyebabkan kebutuhan gizi tidak terpenuhi daya beli yang rendah sehingga dapat menyebabkan rendahnya kualitas hidup perempuan. Manyadari hal tersebut Dinas P3ACSKB berinisiatif membentuk sebuah forum yang beranggotakan badan/dinas terkait pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta lembaga masyarakat dan dunia usaha yang ada di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  Menurut Kadis P3ACSB Susanti “ melalui forum inilah nanti kami akan bersinergi satu sama lain dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak baik dari bidang ekonomi, sosial, politk, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Pertemuan yang mengundang 25 orang peserta ini dilaksanakan pada tanggal 6  s/d 7 November  2017 bertempat di Hotel Bangka City dengan mengundang narasumber pusat dari KPPPA. Harapan yang diinginkan dari pertemuan ini adalah agar program yang disusun oleh perangkat daerah saling sinergi sehingga tidak ada yang tumpang tindih.// mar

Sumber: 
Bid. PKHP DP3ACSKB
Penulis: 
Martina
Fotografer: 
Martina
Editor: 
Yanuarson