Berita

REKRUTMEN BINTARA BABEL, DP3ACSKB CEK DATA KEPENDUDUKAN PESERTA

Pangkalpinang--Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti menghadiri acara dialog interaktif publik penerimaan bintara polri yang digelar oleh Polda Bangka Belitung Rabu (27/3/2019) di kantor Polda Babel. Acara ini juga dihadiri oleh Kapolda Babel beserta jajaran dan kepala OPD Diknas, Dispora dan lembaga pengawas ekternal lain seperti LSM dan Ombudsman Babel. 

Kehadiran Kepala DP3ACSKB Babel pada acara ini untuk berdialog secara dua arah kepada audiens yang terdiri dari calon bintara dan juga orang tua calon bintara mengenai administrasi kependudukan sebagai syarat dalam rekrutmen bintara Polri.

Susanti mengatakan untuk peserta yang ikut seleksi bintara Polri ini akan dilakukan pengecekan untuk dokumen kependudukannya dengan alat khusus yang bisa membaca chip yang tertanam dalam KTP-el.

"untuk persyaratan domisili ini kami sudah memiliki tim untuk mengecek legalitas dokumen kependudukan seperti akta lahir, kartu keluarganya, dan kartu tanda penduduknya itu akan termuat dengan sendirinya apabila kode NIKnya bukan dari Babel, Babel sendiri kodenya 19 sesuai Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan nanti akan terlihat lama domisilinya seperti persyaratan untuk Akpol itu minimal sudah domisili di Babel selama satu tahun dan untuk bintara dan tamtama syaratnya dua tahun dan juga akan di cek surat keterangan pindah WNI nya di sistem SIAK" papar Susanti. 

Susanti menegaskan bahwa penerimaan bintara ini sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dan seoptimal mungkin, untuk dinas DP3ACSKB sesuai wewenangnya mengecek mengenai domisili peserta rekrutmen ini, dokumen kependudukan.

"Bisa kami cek dengan ketat apakah NIK nya asli atau tidak,apakah betul yang mendaftar ini masyarakat Babel atau luar Babel dan alat yang kami gunakan juga sudah canggih sehingga bisa mendeteksi dokumen yang dipalsukan" tambahnya.

Susanti juga berharap dengan rekrutmen yang baik akan menghasilkan taruna yang memiliki soft skill yang baik,berkarakter baik dan jujur.

Kepala Biro SDM Polda Babel Dien Irhastini juga menyebutkan syarat domisili ini penting, karena ini untuk memberikan kesempatan yang sama di daerah-daerah seluruh Indonesia dan kita harap setiap daerah itu punya mutu pendidikan yang sama dan kondisi fisik yang sama misalnya terbebas dari stunting.

Dien juga berharap dengan proses rekrutmen yang gratis, baik dan transparan akan menghasilkan bibit unggul bintara yang baik pula, dan persiapan untuk memasuki seleksi bintara Polri ini harus dimulai sejak SD dengan mempersiapkan fisik, mental dan juga kejiwaan yang sehat.

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Lisia ayu
Fotografer: 
Lisia ayu
Editor: 
Kabid Dukcapil
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB