Berita

Pembinaan dan Penguatan Dukcapil Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, Gunakan Strategi Pelayanan Digitalisasi

PANGKALPINANG – Sistem digitalisasi atau online merupakan salah satu hal penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dimasa pandemi covid-19. Sehingga masyarakat menjadi bahagia saat mendapatkan pelayanan tersebut.

Dra. Susanti, M.AP Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, selain menggunakan sistem digitalisasi dan online, hendaknya jangan ada pungli dan aktivitas percaloan melibatkan pegawai Dukcapil.

"Strategi pelayanan Dukcapil ini dijalankan agar masyarakat menjadi bahagia," tegasnya saat pembinaan dan penguatan Disdukcapil Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Pembinaan kali ini dilakukan selama dua hari, terhitung Selasa (25/8) hingga Rabu (26/8). Selanjutnya menyerahkan 1000 keping blanko KTP kepada Disdukcapil Kabupaten Belitung dan 2000 keping untuk Disdukcapil Kabupaten Belitung Timur.

Ia menekankan agar PRR segera dicetak dan tidak ada suket karena blanko KTP cukup tersedia. Berikan kepastian waktu dan tempat pengambilan dokumen. Ini merupakan bagian strategi pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

"Perlu juga mengupayakan untuk mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong," sarannya.

Ia menjelaskan, Dinas Dukcapil Belitung Timur dapat membantu KPUD melakukan pemutakhiran data berkelanjutan. Seperti mendata penduduk sudah meninggal, pindah, menjadi TNI/Polri atau pensiun TNI/Polri.

Perlu juga didata masyarakat yang belum berusia 17 tahun, tapi sudah menikah melalui pelayanan rutin. Data yang diserahkan kepada KPUD cukup NIK dan NAMA saja.

Seluruh KPUD sudah diberi username dan password untuk mengecek NIK penduduk tersebut. Untuk itu, jelasnya, perlu koordinasi secara intensif agar bisa terbangun data pemilih akurat. 

"Dukcapil memiliki tugas melakukan pencatatan atas peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dilaporkan ke Disdukcapil," jelasnya.

Tak kalah penting, dimasa pandemi covid-19 seperti sekarang ini pelayanan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Memberikan pelayanan secara online (digitalisasi) lebih baik.

"Untuk itu, hendaknya dipastikan nomor HP/WA selalu aktif dan diinformasikan ke publik tentang waktu serta tata cara dalam memberikan pelayanannya," tegasnya.

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
DP3ACSKB Babel
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB

Berita Berdasarkan Kategori