MELALUI PELATIHAN SIMFONI PPA, WUJUDKAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SATU DATA PPA

MELALUI PELATIHAN SIMFONI PPA, WUJUDKAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SATU DATA PPA

Pangkalpinang_ Bertempat di Hotel Puncak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui dana dekonsentrasi menggelar Pelatihan Sistem Informasi On Line Perlindungan Perempuan Dan Anak (Simfoni PPA)  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada  hari Selasa (26/9/2017).

Dinas pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengundang personel dari OPD yang menangani permasalahan Perlindungan Anak dan Perlindungan Perempuan di 7 Kabupaten/Kota untuk kemudian dijadikan sebagai operator sistem informasi PPPA di masing-masing satuan kerjanya.

Acara pembukaan dibuka secara langsung oleh Kepala DP3ACSKB, Bapak Haryoso, S.H. Beliau menyampaikan harapan dari penyelenggara yaitu kementerian PPPA bahwa outcome dari kegiatan ini adalah mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai satu data dalam hal perlindungan perempuan dan anak. Beliau juga mengatakan ”Dalam hal ini peran operator sangat diperlukan. Oleh karena itu Kabupaten/Kota sudah menunjuk satu orang yang bertugas dalam menjalankan aplikasi simfoni ini. Operatorlah sebagai ujung tombak data yang lengkap dan valid. Namun tidak lepas juga dari bantuan para jejaring perlindungan perempuan dan anak diantaranya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polda maupun Polres, P2TP2A Kabupaten/ Kota, Lembaga  Perlindungan lainnya yang ada pada tingkat kabupaten dan kota. Dengan adanya kerjasama yang baik antar lembaga maka harapan kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk menjadikan ”Provinsi Kepulauan Bangka Belitung satu data” akan terwujud”.

Sesuai dengan laporan ketua panitia, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menjalin kerjasama antar kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pencatatan dan pelaporan data korban kekerasan perempuan dan anak. Untuk mendapatkan data perlindungan perempuan dan anak yang akurat maka perlu dilakukan hal-hal antara lain Meningkatkan kompetensi SDM Dinas yang memegang urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ditunjuk sebagai Admin dan Operator Simfoni PPA, Meningkatkan kompetensi petugas input Simfoni PPA pada unit layanan Provinsi/Kab/Kota, Diterapkannya Simfoni PPA sebagai system pencatatan dan pelaporan data kekerasan oleh unit-unit pelayanan terpadu (UPT) dan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, Tersedianya data kekerasan terhadap perempuan dan anak, mulai dari unit pelayanan terpadu (UPT) hingga kabupaten/kota, provinsi dan nasional yang dapat dimanfaatkan bagi penyususnan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, serta proses pengambilan keputusan.

Kementerian PPPA mengutus asisten deputi pemenuhan hak anak untuk menjadi salah satu narasumber kegiatan ini. Selain itu kementerian PPPA juga menggandeng P2TP2A DIY untuk berbagi lmu tentang menangani masalah seputar perempuan dan anak serta mengelola data yang akan dijadikan sebuah informasi yang berguna. Selain diberikan materi pembuka, peserta juga dilatih menggunakan aplikasi Simfoni dengan lansung praktek menggunakan laptop masing-masing peserta. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan diskusi kelompok. // Fia

Sumber: 
Bid PPPA DP3ACSKB
Penulis: 
Fianda
Fotografer: 
Fianda
Editor: 
Yanuarson