KUNJUNGAN KERJA DPRD BANGKA TENGAH KE DP3ACSKB PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG

KUNJUNGAN KERJA DPRD BANGKA TENGAH KE DP3ACSKB PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG

Pangkalpinang_ Selasa 28 November 2017, bertempat di ruang Tanjung Pesona gedung kantor Gubernur lantai 1, DP3ACSKB. Rombongan Komisi 2 yang dipimpin oleh Ketua Komisi 2 DPRD Bateng Hj. Murzana (Nunung). Membawa 6 anggota DPRD yaitu H. Korari dari PDIP, Gunarsyah (Nasdem), Sahran (PAN), Alwi (PPP), dr. Sartoni (Golkar) serta Zainudin (KPS). Rombongan diterima langsung oleh kepala DP2ACSKB Susanti.   Dalam sambutannya Susanti menyatakan bahwa Dinas P2ACSKB membawahi 3 urusan, yaitu perlindungan perempuan dan anak, Keluarga Berencana dan Catatan Sipil. Susanti menambahkan bahwa akan ada kegiatan tingkat nasional di Babel yang kunjungannya banyak ke Bangkat Tengah yaitu Rakornas PPPA sekitar awal Maret.  Bangka Tengah juga merupakan kabupaten piloting yang merupakan percontohan nasional dalam hal industri rumahan perempuan. Kegiatan lainya adalah Kemah Konselor Sebaya yang juga Babel sebagai tuan rumah lokasinya pun di Bangka Tengah. Provinsi siap mendukung untuk semua kegiatan tersebut dan harapannya dilaksanakan bersama sama dengan sebaik baiknya. Di Bangka belitung, masalah Kampung KB juga menjadi Kampung KB yang mandiri. Dianggaran provinsi telah dianggarakan kegiatan monitoring evaluasi Kampung KB  yang tujuannya agar pelaksanaan Kampung KB jadi semakin baik dan sesuai yang diharapkan. Tahun 2019, Kabupaten Layak Anak di Bangka Tengah menargetkan menjadi level madya dari sekarang yang masih pratama.  Ketua komisi 2 DPRD Kab. Bangka Tengah Murzana dalam sambutannya menyatakan bahwa maksud yang pertama adalah silaturahmi karena kebetulan bidang kerja Komisi 2 adalah sama dengan DP3ACSKB Provinsi Babel. Yang kedua ingin menanyakan apa saja kerja sama dengan Kabupaten Bangka Tengah dan ternyata sudah banyak dan sudah dijelaskan oleh kepala dinas. Masalah perbatasan dalam hal kepemilikan KTP juga menjadi pembahasan dalam pertemuan kali ini yaitu masih ada masalah terutama di kepulauan serta di perbatasan antar kabupaten/kota masih diselesaikan sebelum pemilihan legislatif yang semuanya bersumber dan berdasar pada  SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Seluruh front office Dinas Catatan Sipil akan dilatih, agar lebih mengutamakan pelanggan/masyarakat, ramah dan profesional. Kegiatan prioritas mengenai pemberdayaan perempuan adalah selain workshop, gender dan akan diperluas seperti ekonomi perempuan, peningkatan kapasitas perempuan dalam politik, dan lain-lain. Acara yang berlangsung sekitar 2 jam ini ditutup dengan foto bersama. // Faiz

Sumber: 
-
Penulis: 
Faiz Marzuki
Fotografer: 
Faiz Marzuki
Editor: 
Yanuarson