Berita

Keluarga Kuat Dimasa Pandemi Covid-19, Tingkatkan Imun Diri!

PANGKALPINANG - Dimasa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini, keluarga harus mempunyai imun yang kuat. Caranya dengan meningkatkan imun diri. Sebab dengan imum kuat, diharapkan dapat terhindar dari pemaparan Covid-19.

Demikian dikatakan Dra. Susanti, M.AP Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membuka kegiatan Webinar Ketahanan Keluarga Dimasa Pandemi, di Kantor DP3ACSKB, Rabu (30/9/2020).

Bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini di antaranya, Fajar Supriadi Sentosa, SH Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Devi Valeriani, SE, M.SI Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu ada dr. Fripamaya Muniah, SPPPA Dokter Patologi Anatomi RSUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta A. Feri Susanto, S.Mn. RFP Konsultan Trainer dan Pengawas Yayasan Daarut Tauhid.

Kepala DP3ACSKB Babel menambahkan, sasaran kegiatan ini sampai ke lini lapangan sebagai ujung tombak menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sebab kegiatan ini diikuti IBI, PLKB, PKB, kader serta pemerhati masalah urusan keluarga.

Lebih jauh disampaikan mengenai lima arahan Presiden RI di antaranya, melakukan peningkatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Selain itu melakukan penurunan pekerja anak, pencegahan perkawinan anak. Tak kalah penting, harus ada ketahanan legalitas dengan adanya pengakuan negara terhadap keluarga/individu," paparnya.

Fajar Supriadi Sentosa, SH Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan agar keluarga tetap sehat kendati dimasa pandemi. Kualitas penduduk diukur atas dasar pendidikan, kesehatan dan pendapatan per kapita.

"Sekarang ini pendapatan masyarakat masih rendah. Tantangan kependudukan yakni menciptakan SDM unggul, sehingga dapat bersaing di era digital," jelasnya.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa besar, namun kualitas SDM masih rendah. Ia menyarankan agar masyarakat memperhatikan pendidikan. Sebab kemajuan bangsa ditentukan kualitas SDM, bukan oleh melimpahnya sumber daya alam.

Mengikuti program KB menjadi salah satu strategi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebab program ini berupaya mengatur kehamilan dan kelahiran anak, sehingga menjadi ideal.

Kampung KB merupakan salah satu strategi penguatan implementasi program bangga kencana secara rutih di lini lapangan. Kampung KB harus menjadi perhatian seluruh masyarakat, terutama lintas sektornya.

"Untuk meningkatkan pendapatan keluarga, harus bisa mengikuti perkembangan. Jika dulu hanya membuat kue, dimasa pandemi Covid-19 ini bisa membuat dan menjual masker. Sehingga pendapatan bertambah," katanya.

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
DP3ACSKB Babel
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB