KABUPATEN BELITUNG USULKAN IBU RAHALBANI SOMAD SEBAGAI PEREMPUAN INSPIRATIF

KABUPATEN BELITUNG USULKAN IBU RAHALBANI SOMAD SEBAGAI PEREMPUAN INSPIRATIF

Menjadi perempuan yang berjiwa sosial yang tinggi di jaman sekarang sudah sulit nampaknya. Tapi tidak demikian di Kabupaten Belitung. Di Kabupaten Belitung ini Tim sempat berkunjung ke kediaman Ibu Rahalbani yang bertempat di Jl. Jl. Tanjung Pandan Belitung Ketika pertama kali tim masuk dari ruang depan sudah tampak berjejer piala hingga sampai keruang kerja beliau. Dengan aktifitasnya yang segudang, membuat sosok perempuan ini tidak sebanding  dengan usianya yang sudah mencapai usia 73 tahun.  Beliau mendirikan sanggar seni dengan membuka tempat latihan atau kursus menari bagi putra dan putri yang ada di Kabupaten Belitung. Sanggar yang beliau kelola syarat dengan budaya adat melayu khususnya adat Belitung. Boleh dikatakan beliau juga sebagai pelestari adat Belitung. Ibu Rahalbani adalah seorang perempuan pensiunan PNS dengan background seorang guru SD. Karena memiliki jiwa seni yang tinggi dan melihat kenyataan bahwa langkanya sanggar seni di Kabupaten Belitung, maka akhirnya beliau tergerak untuk membuka sanggar seni ini. Semua jadwal latihan menari dan berbagai administrasi lainnya tersusun lengkap layaknya perusahaan kecil. Beliau juga saat ini sudah mempunyai asisten pengajar yang digaji olehnya dari sumber sewa pakaian adat.  Semua yang dilakukannya serba gratis.

Disamping sanggar seni beliau juga aktif dalam kegiatan lansia, beliau membuka posyandu lansia. Bergabungnya lansia ini tidak hanya kaum mislim saja tetapi yang non muslim juga boleh ikut. Cara beliau mengajak orang lain untuk bergabung adalah pada saat pengajian, karena beliau juga aktif di pengajian di berbagai masjid dan empati beliau terhadap lingkungan cukup tinggi walaupun beliau berada di tengah-tengah masyarakat yang non muslim. Semoga apa yang dilakukan Ibu Rahalbani dapat menginspirasi perempuan-perempuan lain di Kabupaten Belitung ini.. Aamiin.// mar

Sumber: 
-
Penulis: 
Martina
Fotografer: 
Martina
Editor: 
Yanuarson