Gubernur : “Kita peringkat 4 nasional, provinsi dengan pernikahan usia muda”

Gubernur : “Kita peringkat 4 nasional, provinsi dengan pernikahan usia muda”

Pangkalpinang, 26 Oktober 2017_ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, berkesempatan hadir dalam seminar kependudukan di Hotel Soll Marina Bangka Tengah sebagai pembicara kunci ( Keynote Speaker). Dalam pidatonya Gubernur menyatakan pentingnya pembatasan usia perkawinan yang ideal, yaitu minimal umur 20 tahun ke atas untuk wanita dan umur 25 tahun untuk laki laki. Karena berdasarkan data provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu masuk 4 besar provinsi di Indonesia dengan angka Pernikahan dini tertinggi setelah Kalimatan Tengah, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Sesungguhnya pemerintah Daerah sudah berusaha melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan dalam menekan angka pernikahan dini tersebut. Langkah tersebut antara lain  dengan adanya Perda Perlindungan Anak, Penguatan kelembagaan kelompok kegiatan ( Pramuka, PIK-R, Forum Anak, OSIS ) dan juga adanya Nota Kesepahaman mengenai pencegahan pernikahan usia dini dengan Kanwil Kementerian Agama. Hadir dalam seminar kependudukan ini adalah Dr. Soni dari Koalisi Kependudukan Pusat yang menjelasakan secara makro posisi dan komposisi penduduk Indonesia saat ini dan masa depan, serta Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty. Terkait gagasan yang diberikan oleh Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan tentang sertifikasi pasangan sebagai syarat bagi pasangan yang ingin menikah, Kepala BKKBN Pusat Dr. Surya Chandra Surapaty, menyambut positif program yang digagas tersebut. Gubernur juga menyatakan siap dan mendukung sepenuhnya program kampung KB yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

''Saya juga apresiasi keinginan pak Gubernur, yang membentuk kampung KB untuk pembangunan di desa demi kesejahteraan masyarakat sendiri,''jelas Surya Chandra. Ditambahkan Surya, program KB tersebut juga tidak hanya dimaknai sebagai pembatasan kelahiran, tetapi juga mendukung pembangunan kesehatan sekaligus kesejahteraan. Ditambahkannya lagi, dari berbagai macam program yang dibuat pemerintah, serta kerja cerdas untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah dan masyarakat, maka tujuan gerakan program kependudukan keluarga berencana dan penguatan keluarga akan sukses nantinya. Lebihlanjut beliau juga mengatakan ”dengan berbagai macam program yang dibuat serta kerja cerdas untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah dan masyarakat, maka tujuan gerakan program kependudukan keluarga berencana dan penguatan keluarga akan sukses di Provinsi Kepulauan Babel, ini sudah cukup baik''.

Gubernur pada kesempatan ini juga memberikan berbagai hadiah untuk peserta  yang berhasil menjawab pertanyaan yang sebagian besar diikuti oleh pelajar dan mahasiswa. //Faiz

Sumber: 
Faiz Marzuki
Penulis: 
Faiz Marzuki
Fotografer: 
Faiz Marzuki
Editor: 
Yanuarson