Berita

DP3ACSKB BABEL BINA PENGELOLA PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAHAN

TANJUNGPANDAN-- Saya sangat menyambut baik dengan program pengembangan Industri Rumahan (IR) melalui pemberdayaan perempuan karena dengan ini kita dapat menuju pengembangan industri rumahan menuju keluarga yang sejahtera. 

Hal ini diungkapkan oleh Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti saat mewakili Gubernur Bangka Belitung membuka acara kegiatan Pembinaan dan Monev Pelaksanaan Program Industri Rumahan Perempuan tingkat Provinsi pada Senin (15/4/2019) di Hotel JW Marriot Tanjung Pandan Belitung. 

"Pengembangan industri rumahan merupakan program pemerintah melalui kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI sesuai Peraturan Menteri PPPA RI Nomor 2 Tahun 2016 tentang pedoman umum pengembangan industri rumahan sebagai salah satu wujud komitmen pemerintah dalam mengentaskan kesenjangan ekonomi bagi perempuan" jelasnya. 

Susanti menjelaskan ada beberapa aspek strategis dalam pengembangan IR antara lain meningkatkan pendapatan keluarga melalui kegiatan produktif yang dikerjakan di rumah tanpa perlu mengurangi kewajiban pokok mengurus rumah tangga, meningkatkan pendidikan kewirausahaan dan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari pembinaan kualitas hidup perempuan. 

"Membangun jaringan pemasaran produksi industri rumahan untuk menjamin keberlanjutan usaha, mengintegrasikan berbagai sumber daya finansial guna memperkuat permodalan usaha serta aplikasi teknologi tepat guna dan tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas produk dan kepercayaan konsumen yang merupakan aspek strategisnya" jelas Susanti. 

"Di Indonesia jumlah perempuan hampir setara dengan laki-laki, dan ini merupakan potensi dan aset pembangunan yang memiliki modal sosial yang perlu ditingkatkan agar selalu dinamis, partisipatif dan aktif dalam kehidupan bermasyarakat" tambahnya. 

 

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Lisia ayu
Fotografer: 
Hilda
Editor: 
Bidang PKHP
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB